Burung Macaw Caracas Terancam oleh Penebangan Pohon Palem

Populasi burung macaw yang dianggap sebagai ikon kota Caracas, Venezuela terancam dengan adanya kegiatan penebangan pohon palem oleh pemerintah kota. Pohon palem merupakan tempat di mana burung macaw membesarkan anak-anaknya. Seorang ahli biologi bernama Maria Lourdes Gonzalez yang mengkaji burung macaw menyatakan bahwa populasi burung macaw biru dan emas dapat mengalami penurunan dalam beberapa tahun ke depan akibat dari hal ini.

Burung macaw hanya bersarang di pohon palem yang dikenal dengan sebutan chaguaramo atau palem kerajaan. Pohon yang dipilih oleh burung macaw adalah pohon khusus yang tidak berdaun, dengan batang yang membusuk, dan sebagian berlubang karena serangan serangga. Meskipun pemerintah kota menebang pohon-pohon palem tua untuk kepentingan estetika kota dan keselamatan masyarakat, kebijakan tersebut jelas mengancam kelangsungan populasi burung macaw.

Penurunan jumlah burung macaw di Caracas tidak akan berdampak besar terhadap ekosistem lokal karena sebenarnya burung-burung ini adalah spesies pendatang. Burung macaw biru dan emas merupakan burung asli Amazon dan kemungkinan besar dibawa ke Caracas pada tahun 1970-an oleh pemilik yang memeliharanya di rumah. Dengan waktu berjalan, banyak pemilik macaw membiarkan burung-burung tersebut terbang bebas di kota, yang dapat bertahan berkat cuaca sejuk Caracas dan pegunungan rimbun di sekitarnya.

Meskipun demikian, burung macaw merupakan hewan peliharaan yang sulit untuk dipelihara di dalam rumah atau apartemen karena kebisingannya. Meski demikian, peringatan dari Gonzalez tentang ancaman terhadap populasi burung macaw biru dan emas di Caracas harus diambil serius untuk menjaga keberlangsungan hidup spesies ini.

Source link