Rusia dan Belarus menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerja sama strategis dengan Indonesia dalam bidang antariksa. Pernyataan ini disampaikan dalam acara peletakan karangan bunga di Monumen Yuri Gagarin yang menjadi bagian dari peringatan Hari Kosmonautika. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menegaskan negaranya memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan infrastruktur antariksa. Dia menyatakan bahwa Rusia sedang menjajaki negosiasi dengan pemerintah Indonesia terkait peluang pembangunan infrastruktur antariksa. Sementara itu, Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Raman Ramanouski, menyoroti eksplorasi ruang angkasa sebagai sektor yang menjanjikan bagi kedua negara. Indonesia sendiri telah mengkaji potensi Pulau Biak sebagai lokasi strategis untuk peluncuran satelit, dengan pemerintah melalui BRIN berupaya mempercepat pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Biak. Peringatan Hari Kosmonautika merupakan momen penting dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa, mengacu pada penerbangan perdana manusia ke luar angkasa oleh Yuri Gagarin pada tahun 1961. Hadirnya duta besar negara sahabat dalam acara tersebut mencerminkan perkembangan kolaborasi internasional di sektor antariksa yang semakin kompetitif dan strategis.
Kerja Sama Antariksa Rusia-Belarus dengan Indonesia: Manfaat dan Peluang
Read Also
Recommendation for You
Pakar oseanografi meramalkan potensi berkah di laut meski beberapa wilayah Indonesia mengalami kekeringan selama musim…

Fenomena El Nino yang diperkirakan akan sangat kuat dalam beberapa bulan ke depan meningkatkan peringkat…

Sejumlah wilayah di Indonesia masih mengalami hujan dengan intensitas tinggi meskipun secara kalender klimatologis telah…
Pada Sabtu (11/4) pagi, empat astronaut Artemis II sukses melakukan splashdown atau mendarat kembali ke…
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menggandeng startup lokal untuk memperkuat penanganan judi online atau…




