Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Abah Kholiq, angkat bicara terkait kontroversi yang memanas di Kabupaten Malang. Perumda Tirta Kanjuruhan disorot karena memasang backdrop yang memajang foto Bupati Malang berdampingan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) tanpa Wakil Bupati. Kritik pedas pun dilontarkan oleh Abah Kholiq yang menyebut insiden ini sebagai kelalaian fatal yang merusak etika birokrasi dan tatanan ketatanegaraan. Menurutnya, memisahkan Bupati dan Wakil Bupati dalam representasi resmi adalah pengabaian terhadap mandat rakyat dan demokrasi. Perumda Tirta Kanjuruhan, sebagai BUMD vital, seharusnya menjadi contoh profesionalisme, namun insiden ini justru memunculkan pertanyaan besar. Abah Kholiq menduga adanya ketidakcermatan fatal atau bahkan indikasi tidak sehat dalam komunikasi publik. DPC PKB Kabupaten Malang secara resmi mendesak manajemen Perumda Tirta Kanjuruhan untuk memberikan klarifikasi tertulis guna menjaga marwah institusi pemerintahan. Abah Kholiq menekankan pentingnya lembaga publik menjaga kepercayaan masyarakat melalui simbol-simbol yang benar dan sesuai konstitusi. Langkah ini diambil untuk mencegah kegaduhan yang tidak perlu dan mempertahankan tatanan yang sudah diatur.
Home
Berita
Kontroversi Etika Perumda Tirta Kanjuruhan: PKB Malang Sebut Foto Sekda Sebagai Pelecehan Demokrasi
Kontroversi Etika Perumda Tirta Kanjuruhan: PKB Malang Sebut Foto Sekda Sebagai Pelecehan Demokrasi
Read Also
Recommendation for You

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025-2030, Gatut Sunu Wibowo, sebagai tersangka…

Anggota DPRD Kabupaten Malang, Abdulloh Aziz, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan langkah konkret dalam…

Profesor Agus Trihartono, Guru Besar FISIP di Universitas Jember, berbagi pandangan penting tentang pendekatan komunikasi…

Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Herjun Atna Firdaus, berhasil mendapatkan podium ketiga dalam balapan…








