Kawasan Heritage Kota Lama Cilacap menjadi pusat perhatian setelah pembangunan Tugu Titik Nol Kilometer. Tugu arsitektur ikonik ini, yang berdiri di pertigaan Jalan Ahmad Yani depan gedung Pusdiklat Kopassus, baru saja diresmikan. Selain sebagai penanda sejarah Kabupaten Cilacap, Tugu Titik Nol Kilometer juga telah menjadi ikon wisata baru yang menarik untuk dikunjungi. Pengunjung dapat merasakan atmosfer kota lama dan menikmati kuliner lokal di kawasan ini. Berikut adalah 5 fakta menarik yang perlu diketahui:
1. Tugu ini memiliki desain unik yang menyerupai Grande Arche di Paris, dilengkapi dengan ornamen lokal seperti batik dan motif Bunga Wijayakusuma. Pada malam hari, tugu ini sangat menarik dan cocok untuk swafoto.
2. Tugu setinggi 11 meter ini juga berfungsi sebagai gardu pandang, di mana pengunjung dapat menikmati pemandangan kota, pesisir, dan Pulau Nusakambangan dari atas. Pengunjung dapat naik ke atap tugu melalui anak tangga dengan kapasitas maksimal 5 hingga 7 orang.
3. Kawasan Heritage Kota Lama Cilacap dilengkapi dengan trotoar luas, bersih, dan tertata rapi yang cocok untuk jalan-jalan santai. Fasilitas lainnya termasuk jalur khusus untuk penyandang disabilitas.
4. Kawasan ini menawarkan beberapa spot foto menarik dengan konsep Heritage City yang menggabungkan nuansa kolonial dan sentuhan modern. Adanya gazebo, kursi tematik, dan ornamen yang instagramable membuat kawasan ini cocok untuk berfoto.
5. Lampu artistik yang menghiasi kawasan memberikan pencahayaan klasik dan membuat kawasan ini menarik di sore dan malam hari. Kawasan Heritage Kota Lama Cilacap bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga ruang publik edukatif dengan fasilitas seperti tempat sampah organik dan anorganik. Semua ini menjadikan kawasan ini layak untuk dikunjungi dan dinikmati.












