Pelabuhan ASDP Ketapang di Banyuwangi mulai dipadati oleh arus balik pemudik yang ingin menyeberang ke Bali. Pergerakan arus balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sudah mulai terlihat sejak Senin, dan diprediksi akan mencapai puncaknya pada 26 hingga 29 Maret mendatang. Untuk mengantisipasi kepadatan yang terjadi, rapat koordinasi digelar di Posko ASDP Ketapang, dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur, Wakil Bupati Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi, Forkopimda, dan pemangku kepentingan lainnya. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Kamis hingga Minggu, sehingga Wakil Bupati Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian secara bersamaan agar antrean di pelabuhan dapat dihindari.
Berbagai langkah mitigasi telah dipersiapkan untuk mengatasi lonjakan kendaraan, termasuk penyediaan buffer zone di sekitar pelabuhan serta kantong parkir tambahan di beberapa lokasi strategis. Semua upaya ini bertujuan untuk menjaga kelancaran penyeberangan Jawa-Bali selama periode arus balik. Pembelian tiket untuk menyeberang ke Bali juga harus dilakukan melalui platform digital Ferizy, yang bisa diakses hingga H-60 sebelum keberangkatan. Petugas dari berbagai instansi juga terus disiagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran selama arus balik ini berlangsung.












