Proyek Stasiun Bulan: NASA Bidik Target Pasca ISS 2030

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) telah mengumumkan rencananya untuk menonaktifkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada akhir tahun 2030. Stasiun tersebut, yang sudah beroperasi sejak tahun 2000, akan dijatuhkan ke bumi mulai awal tahun 2031 dan diarahkan ke titik terpencil di Samudra Pasifik, yang dikenal sebagai Point Nemo. Keputusan ini merupakan langkah penting setelah lebih dari dua dekade ISS menjadi rumah bagi ratusan astronot dari berbagai negara, menjadikannya simbol kerja sama internasional di luar angkasa.

Sejak diluncurkan pada tahun 1998, ISS telah menjadi tempat yang penting bagi manusia dalam eksplorasi luar angkasa. Namun, dengan pemanfaatan tenaga nuklir di ruang angkasa dan rencana untuk membangun pangkalan permanen di bulan, NASA tengah bergerak menuju eksplorasi Mars. Presiden AS saat itu, Donald Trump, telah mengeluarkan perintah eksekutif untuk memprioritaskan eksplorasi ruang angkasa dan memperluas kehadiran Amerika di luar angkasa melalui program Artemis pada tahun 2028.

Meskipun China telah menjadi pesaing yang serius dalam perlombaan angkasa, NASA tetap fokus pada upayanya untuk menjaga kehadiran manusia di orbit bumi. Hal ini tercermin dari usulan RUU yang masih dibahas di Senat AS untuk mendanai ISS hingga tahun 2032. Dengan adanya rencana ini, NASA diharapkan segera merilis tawaran proposal untuk perusahaan swasta yang berkontribusi dalam merancang stasiun ruang angkasa generasi berikutnya.

Sebagai langkah strategis, pengusaha teknologi antariksa Dylan Taylor menekankan pentingnya kehadiran manusia di orbit untuk mencegah ketertinggalan dari negara-negara lain, terutama China yang telah meluncurkan stasiun luar angkasa baru dengan teknologi canggih. Meski masih banyak tantangan yang dihadapi, NASA berkomitmen untuk menjaga posisinya sebagai pemimpin dalam eksplorasi ruang angkasa sembari melanjutkan operasi ISS hingga peralihan ke operasi komersial di orbit bumi rendah sesuai dengan kebijakan yang ada.

Dengan demikian, meski ISS akan pensiun pada tahun 2030, NASA terus bekerja untuk memastikan kelangsungan misi eksplorasi dan penelitian luar angkasa untuk masa depan yang lebih cerah.

Source link