Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang sudah memulai persiapan untuk program peningkatan produksi tebu pada tahun anggaran 2026. Fokus utama tahun ini adalah mencapai swasembada gula nasional melalui program bongkar ratoon dan perluasan lahan tebu. Kepala Bidang Perkebunan Dintanpan Rembang, Agus Supriyanto, mengungkapkan bahwa mereka telah merancang ritme kerja yang lebih fleksibel untuk tahun ini guna memenuhi kebutuhan petani secara efektif. Timnya sedang melakukan verifikasi lapangan untuk menentukan calon penerima bantuan dan memastikan pembuatan CPCL selesai sebelumnya. Tujuan utamanya adalah percepatan swasembada gula nasional dan Kabupaten Rembang menetapkan target luasan lahan sebesar 1.550 hektar untuk program tahun ini. Mereka menawarkan program bongkar ratoon untuk petani yang produksi tebunya menurun dan program perluasan lahan untuk petani pemula serta pemilik lahan baru. Dengan pembukaan pintu lebar bagi masyarakat yang memiliki akses lahan di area Perhutani, Dinas Pertanian dan Pangan Rembang berharap petani dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan dan mendukung produksi gula nasional.
Verifikasi CPCL Swasembada Gula 2026: Target 1.550 Hektare Diprioritaskan
Read Also
Recommendation for You

DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep menargetkan tambahan kursi di DPRD pada pemilu mendatang….

Revitalisasi TK Pertiwi II Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memasuki tahap pelaksanaan dengan dukungan dana…

Jasad seorang pria ditemukan mengapung di perairan antara Mengare dan Karangjamuan, Kabupaten Gresik, Kamis (8/10/2026)….

Bea Cukai Gresik memusnahkan 9.116.492 batang rokok ilegal dan 45 liter minuman mengandung etil alkohol…

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meluncurkan gerakan Teman Lansia untuk memastikan warga lanjut usia (lansia), terutama mereka…







