Pembangunan Kabupaten Situbondo untuk tahun 2027 mulai dirumuskan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kegiatan ini mempertemukan jajaran Pemerintah Kabupaten Situbondo, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta Pimpinan dan Wakil Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Situbondo guna menyelaraskan prioritas pembangunan daerah. Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Junaidi, dalam forum tersebut menegaskan pentingnya perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang tercermin dalam capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
DPRD Situbondo juga memperhatikan persoalan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Harapan lama sekolah masyarakat Situbondo yang telah mencapai sekitar 13 tahun menunjukkan kesenjangan dengan rata-rata lama sekolah yang masih tujuh tahun. Selain itu, dalam sektor kesehatan, masih diperlukan peningkatan dalam pemenuhan gizi ibu dan anak. DPRD juga menyoroti pertumbuhan ekonomi daerah, dengan sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar. Namun, pertumbuhan sektor ini dianggap belum optimal dan perlu inovasi serta peningkatan kapasitas petani.
Isu ekonomi dan sosial juga menjadi perhatian dengan pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi menjadi fokus utama. Forum Musrenbang juga mengusulkan penguatan program pemberdayaan pondok pesantren dan tempat ibadah. DPRD Situbondo juga menekankan pentingnya mitigasi bencana, terutama di daerah yang sering terkena bencana alam. Dalam upaya mengatasi kondisi ini, perbaikan infrastruktur pendukung seperti irigasi dan sungai menjadi langkah krusial.
Pentingnya pembangunan daerah yang berkelanjutan dan kondusif untuk berbagai sektor di Kabupaten Situbondo menjadi fokus utama dari forum Musrenbang tersebut. Meskipun terdapat berbagai tantangan, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang. Seluruh aspek tersebut, jika disusun dengan baik berdasarkan kondisi riil masyarakat, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Situbondo pada tahun 2027.












