Berita  

Solusi Pencahayaan Jalan Randublatung-Jati Blora: Lampu Kendaraan

Minimnya penerangan di ruas jalan provinsi Randublatung-Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memunculkan kekhawatiran akan keselamatan pengendara pada malam hari. Beberapa titik di sekitar Desa Doplang hingga Randulawang, Kecamatan Jati, tidak dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU), sehingga pengendara harus mengandalkan sorot lampu kendaraan untuk penerangan. Hal ini membuat pengendara seperti Eko, sepeda motor asal Kedungtuban, merasa tidak aman karena kondisi jalan lurus membuat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

Sopir mobil box, Asep, yang sering melintasi jalur tersebut untuk distribusi barang, juga merasa bahwa penerangan yang minim menjadi masalah serius. Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, Dasiran, mengakui keterbatasan anggaran membuat program PJU tahun 2026 memiliki alokasi yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun anggaran untuk penerangan jalan umum turun pada tahun 2026, program PJU masih terus dilakukan secara bertahap sesuai prioritas dan kemampuan fiskal daerah.

Meskipun terdapat keterbatasan anggaran, pihak berwenang di Blora akan melakukan identifikasi kebutuhan penerangan di wilayah tersebut. Program penerangan jalan umum terus berlanjut dengan lokasi prioritas seperti jalur Kamolan–Banjarejo–Ngawen, Cabak–Bleboh, dan Keser–Nglangitan menjadi fokus utama. Dengan peningkatan jumlah LPJU di Kabupaten Blora dari tahun ke tahun, upaya pemasangan PJU akan terus dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Source link