SMK PGRI 3 Tanggul Memperkenalkan Sistem Penerimaan Murid Baru Melalui Jalan Sehat Massal
SMK PGRI 3 Tanggul, sebuah sekolah vokasi di Jember, mengambil langkah tak biasa dalam memperkenalkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026-2027. Mereka memilih untuk mengadakan jalan sehat massal yang sukses menyedot sekitar 2.500 peserta di Alun-alun Tanggul pada hari Minggu pagi.
Kegiatan dimulai dan diakhiri di Alun-alun Tanggul, dengan ribuan warga dari berbagai kalangan yang turun ke jalan. Antusiasme yang tinggi dari peserta, mulai dari pelajar SMP, orang tua, alumni, hingga masyarakat umum, menunjukkan bahwa pendekatan sosial-kultural masih efektif dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
Prasetiyo Andoko, ST, Kepala SMK PGRI 3 Tanggul, menjelaskan bahwa mereka memilih jalan sehat sebagai bentuk sosialisasi SPMB agar pesan sekolah lebih mudah diterima oleh masyarakat. Mereka tidak hanya sekadar melakukan promosi formal, tetapi juga ingin membangun interaksi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan ini.
SMK PGRI 3 Tanggul terus melakukan pembaruan program keahlian, penguatan pendidikan karakter, dan peningkatan keterlibatan dengan dunia usaha dan industri. Mereka sadar bahwa persaingan dalam dunia pendidikan semakin ketat, sehingga mereka memilih pendekatan yang lebih humanis untuk benar-benar dikenal oleh masyarakat.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan beragam doorprize yang disiapkan panitia, mulai dari kambing, mesin cuci, dispenser, hingga hadiah hiburan lainnya. Camat Tanggul, Farikhul Mashudi, memberi apresiasi atas inisiatif SMK PGRI 3 Tanggul dan menekankan pentingnya peran sekolah dalam membentuk karakter generasi muda.
Melalui jalan sehat massal tersebut, SMK PGRI 3 Tanggul tidak hanya membuka SPMB untuk Tahun Ajaran 2026-2027, tetapi juga memperkuat strategi promosi yang dekat dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Semoga kegiatan ini menjadi modal penting bagi masa depan daerah dan generasi muda yang cerdas dan berkarakter.












