Berita  

Kebijakan Air Minum Kemasan: Anggota DPR RI Gresik Tekankan Lingkungan

Anggota DPR RI, Nila Yani, dari dapil Jawa Timur X (Gresik-Lamongan), menyoroti kebijakan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang memiliki dampak lebih luas daripada sekadar memenuhi standar mutu produk. Menurutnya, aspek-aspek seperti keadilan dalam implementasi kebijakan, keberlanjutan lingkungan, dan keberpihakan negara terhadap industri kecil AMDK juga harus diperhatikan.

Nila Yani menegaskan bahwa persoalan AMDK terkait erat dengan keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penggunaan sumber air yang tidak berkelanjutan, kemasan plastik yang tidak terkontrol, dan pengawasan distribusi yang lemah dapat menimbulkan risiko ekologis dan ancaman kesehatan bagi konsumen. Menurutnya, perusahaan AMDK harus bertanggung jawab secara transparan terhadap dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan.

Peraturan yang terlalu ketat berisiko menciptakan ketidakadilan struktural di mana industri kecil AMDK menjadi tersingkir bukan karena kualitas, tetapi karena beban kebijakan yang tidak proporsional. Nila Yani menyoroti bahwa negara harus memberikan pendampingan teknis dan akses fasilitas kepada pelaku industri kecil agar dapat berkembang tanpa mengorbankan lingkungan dan kesehatan konsumen.

Menurut Nila Yani, keberhasilan kebijakan AMDK bukan hanya dari segi kepatuhan formal, tetapi juga dari sejauh mana industri kecil dapat tumbuh secara berkelanjutan, lingkungan terjaga, dan masyarakat memperoleh air minum yang aman. Ia menekankan bahwa negara harus hadir secara menyeluruh untuk menjaga keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Source link