Berita  

Jember Pembuka Pasar Murah 2026: Cegah Inflasi Jelang Ramadan

Jember Memimpin Pasar Murah 2026 di Jawa Timur untuk Mengatasi Inflasi

Pasar Murah 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah tiba di Kabupaten Jember sebagai lokasi kelima pada hari Minggu (18/1/2026). Hal ini merupakan langkah yang diambil untuk menghadapi inflasi yang diperkirakan akan meningkat menjelang bulan puasa. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa pasar murah tersebut menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi).

Beberapa komoditas yang ditawarkan di pasar murah tersebut antara lain telur seharga Rp 22.000/kg, gula seharga Rp 14.000/kg (dari HET Rp 17.800/kg), minyak seharga Rp 13.000/liter (dari HET Rp 16.800/liter), dan beras SPHP seharga Rp 11.000/kg atau Rp 55.000/karung dengan berat 5kg (dari HET Rp 12.500/kg). Selain itu, bawang merah juga hadir dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan di pasar tradisional.

Khofifah menjelaskan bahwa program pasar murah ini bertujuan untuk stabilisasi harga dan pengendalian inflasi, serta memastikan daya beli masyarakat terpenuhi menjelang bulan puasa. Program pasar murah akan terus hadir mendampingi masyarakat Jawa Timur sebelum memasuki bulan puasa, dengan melakukan intervensi pasar untuk memenuhi kebutuhan logistik yang meningkat di periode tersebut. Lokasi pasar murah dipilih di Perumahan Kaliurang Green Garden, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, agar jauh dari pasar tradisional dan tidak bersaing dengan pasar tersebut. Semua upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung kestabilan ekonomi masyarakat Jawa Timur.

Dengan adanya program pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan terhindar dari dampak inflasi. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi di daerah tersebut menjelang bulan puasa.

Source link