Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani telah menandatangani kesepakatan percepatan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bekerjasama dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI untuk meresmikan nota kesepakatan terkait percepatan pembangunan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Kerjasama ini diratifikasi oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Kantor Kemenkop, Jakarta, yang disaksikan oleh Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah. Menurut Bupati Ipuk, kesepakatan ini penting untuk memperkuat peran koperasi desa. Dengan adanya kerjasama ini, pengembangan koperasi di desa dapat lebih terarah dan mendapatkan dukungan langsung dari Kemenkop.
Kesepakatan antara Kemenkop dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melibatkan percepatan pembangunan fisik gerai, fasilitas gudang, dan perluasan ruang usaha KDMP sesuai dengan potensi ekonomi desa di Banyuwangi. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa pengembangan koperasi berbasis potensi lokal sesuai dengan arah kebijakan nasional. Contohnya adalah KDMP Tukang Kayu di Banyuwangi yang baru-baru ini diresmikan sebagai model yang dapat dijadikan rujukan nasional.
Sinergi antara legalitas, fasilitas fisik, dan visi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci kesuksesan implementasi program KDMP. Bupati Ipuk menyambut baik MoU sebagai pijakan penting bagi Banyuwangi dalam menjalankan program KDMP secara tepat dan sesuai dengan kebijakan nasional. Dia juga menyatakan bahwa pengembangan KDMP di Banyuwangi akan memperhatikan karakteristik unik setiap wilayah, mulai dari pesisir hingga pegunungan, pertanian, dan pusat perdagangan. Dalam implementasinya, Banyuwangi membutuhkan dukungan dari Kemenkop agar program ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi warga setempat.












