Rute Udara Jember-Denpasar Memberi Kemudahan Baru bagi Umat Hindu di Bali
Pemerintah Kabupaten Jember baru-baru ini membuka rute udara langsung Jember-Denpasar, membawa dinamika baru antar wilayah. Bagi masyarakat Bali, terutama rombongan persembahyangan dari Denpasar yang menuju Pura Semeru Agung di Lumajang, rute udara ini memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien.
Sebelumnya, perjalanan menuju pura suci tersebut selalu melibatkan perjalanan panjang dengan menggunakan bus. Dengan kemunculan opsi perjalanan lewat udara, respons positif pun muncul dari banyak pihak, termasuk Kepala Desa Kesiman Kertalangu, I Made Suena. Menurutnya, rute baru ini bisa menjadi solusi yang rasional untuk ritual tahunan umat Hindu di Denpasar, mengingat jarak tempuh yang lebih singkat dibandingkan dengan jalur darat.
Suena yang sering mengorganisasi keberangkatan warga ke puncak upacara pada Juni hingga Juli setiap tahun, menambahkan bahwa rute udara ini bisa mengurangi ketegangan dan kelelahan dari perjalanan darat yang biasanya memakan waktu hingga 12 jam. Rencananya, Suena akan memberikan informasi mengenai rute udara ini kepada perangkat desa dan pemerintah kota setempat untuk dibahas lebih lanjut.
Selain efisiensi waktu, Suena juga melihat potensi kerja sama yang bisa dijalin antara wilayah Jember dan Denpasar. Ia menyoroti perlunya mekanisme formal antara kedua pemerintah daerah agar pemanfaatan rute udara ini bisa lebih mudah, baik untuk kegiatan ritual maupun budaya.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, juga melihat peluang besar dari rute Jember-Denpasar ini. Ia menjelaskan konsep Jember sebagai city hub, penghubung strategis antara Bali, Lumajang, dan Tapal Kuda. Fawait berharap rombongan persembahyangan juga dapat memanfaatkan perjalanan mereka untuk menikmati destinasi wisata dan kegiatan budaya di Jember.
Saat ini, rute Jember-Denpasar yang dioperasikan oleh Wings Air terjadwal tiga kali seminggu. Meskipun masih baru, jalur udara ini diharapkan dapat memberikan kolaborasi yang saling menguntungkan antara warga Bali dan Jember, serta membuka peluang promosi pariwisata dan kebudayaan bagi Jember.












