Penyebab Baterai Meledak yang Diduga Picu Kebakaran – Rincian Terbaru

Kebakaran terjadi di Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa siang. Kebakaran diduga dipicu oleh meledaknya baterai drone berjenis lithium-ion. Akibatnya, 22 korban dinyatakan meninggal dunia, terdiri dari tujuh laki-laki dan 15 perempuan. Jenazah korban langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Sustayo Purnomo Condro, mengatakan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh tim labfor. Terra Drone sendiri adalah perusahaan teknologi drone dan Urban Air Mobility (UAM), yang menawarkan solusi survei dan inspeksi drone untuk berbagai industri, termasuk minyak dan gas, kimia, dan konstruksi. Mereka juga menyediakan jasa pemanfaatan drone untuk keperluan agrikultur atau pertanian, termasuk penyemprotan dan pemetaan lahan. Terra Drone menjelaskan bahwa terdapat dua jenis baterai yang digunakan untuk drone agrikultur, yaitu Lithium Polymer (LiPo) dan Lithium-ion (Li-ion). Baterai LiPo sering digunakan pada drone penyemprot karena dianggap ringan, bertenaga, dan mampu membawa beban berat dengan efisien. Namun, kelemahan baterai LiPo adalah kepekaannya terhadap penanganan yang salah, sehingga dapat mengembang, kehilangan stabilitas, atau bahkan meledak. Di sisi lain, baterai Li-ion dirancang untuk stabilitas dan umur pakai yang lebih lama, meskipun lebih berat. Drone pertanian umumnya menggunakan baterai Li-ion untuk menjaga keseimbangan antara keamanan dan kinerja. Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab meledaknya baterai lithium pada drone, seperti pengisian berlebihan, overheating selama penerbangan, kerusakan fisik, dan penyimpanan yang buruk. Untuk mencegah insiden kebakaran dan ledakan, diperlukan langkah-langkah mitigasi yang termasuk menggunakan charger yang direkomendasikan, tidak pernah meninggalkan baterai tanpa pengawasan saat diisi daya, memeriksa kelayakan baterai sebelum digunakan, dan menyimpan baterai dalam wadah tahan api pada suhu ruangan. By following these guidelines, the risk of fires and explosions due to drone batteries can be significantly reduced.

Source link