Rabu, 19 November 2025 – 01:35 WIB
Jakarta, VIVA – Gangguan internet secara luas kembali terjadi pada Selasa pagi, 18 November 2025, waktu Amerika Serikat. Hal ini membuat sejumlah situs besar seperti X dan ChatGPT tidak bisa diakses oleh banyak pengguna.
Baca Juga :
Jutaan Situs di Dunia Tumbang Gegara Cloudflare Down, Apa itu Cloudflare?
Gangguan tersebut berasal dari Cloudflare, perusahaan yang menyediakan layanan keamanan, jaringan, serta percepatan akses bagi jutaan situs di seluruh dunia.
Seorang juru bicara Cloudflare mengatakan, bahwa perusahaan pertama kali mendeteksi “lalu lintas yang tidak biasa” pada salah satu layanannya pada pukul 06.20 pagi waktu setempat. Sekitar 30 menit kemudian, Cloudflare memublikasikan status di situs resminya dan menyebut sedang mengalami “penurunan layanan internal.”
Baca Juga :
Banyak Situs Besar Tumbang! Cloudflare Down dan Bikin Twitter hingga ChatGPT Tak Bisa Diakses
Gangguan berlangsung selama sekitar tiga jam, hingga Cloudflare mengumumkan layanan mulai pulih sekitar pukul 09.30 pagi. Pada awalnya, perusahaan menyatakan belum mengetahui penyebab pasti dari “lonjakan lalu lintas yang tidak biasa.”
Namun, dalam pembaruan berikutnya, Cloudflare menjelaskan bahwa sumber masalah berasal dari “berkas konfigurasi yang dihasilkan secara otomatis untuk mengelola lalu lintas ancaman.” Perusahaan menambahkan bahwa berkas tersebut “tumbuh melebihi ukuran yang diharapkan dan memicu kerusakan pada sistem perangkat lunak yang menangani lalu lintas untuk sejumlah layanan Cloudflare.”
Baca Juga :
ChatGPT, Dropbox dan Wikipedia Dicolek Kemkomdigi
Setelah gangguan berakhir, Cloudflare menegaskan bahwa tidak ada indikasi insiden ini disebabkan serangan siber. “Tidak ada bukti bahwa ini merupakan hasil serangan atau disebabkan oleh aktivitas jahat,” demikian pernyataan perusahaan sebagaimana dikutip dari Business Insider, Rabu, 19 November 2025.
Cloudflare juga berjanji akan memberikan penjelasan teknis lebih lengkap melalui blog resminya. “Mengingat pentingnya layanan Cloudflare, setiap gangguan tidak dapat diterima. Kami meminta maaf kepada pelanggan dan internet secara umum karena mengecewakan Anda hari ini. Kami akan belajar dari insiden hari ini dan melakukan perbaikan,” demikian pernyataan yang sama dari perusahaan.
![]()
Selama gangguan terjadi, beberapa layanan sempat muncul kembali, namun kemudian kembali tumbang. Dilaporkan juga bahwa X, ChatGPT, Spotify, hingga Downdetector mengalami ketidakstabilan akses di masa gangguan tersebut.
Gangguan ini juga bertepatan dengan pemeliharaan terjadwal di beberapa pusat data Cloudflare, termasuk Atlanta dan Los Angeles, meskipun belum ada konfirmasi langsung mengenai keterkaitan dengan masalah utama.
Halaman Selanjutnya
Perlu diketahui, Cloudflare merupakan penyedia teknologi yang membantu melindungi berbagai website dari serangan peretas maupun lalu lintas palsu, sekaligus mempercepat proses pemuatan halaman. Karena digunakan oleh jutaan situs secara global, gangguan sekecil apa pun pada sistem Cloudflare dapat berdampak signifikan pada stabilitas internet.












