Samsung Investasi Rp5 Kuadriliun untuk Ekspansi AI: Strategi Masa Depan

Samsung Group mengumumkan rencana investasi sebesar US$310 miliar dalam lima tahun ke depan, yang sebagian besar akan digunakan untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Samsung Electronics, anak perusahaan utama, telah menjadi produsen cip memori terkemuka di dunia, memberikan kontribusi penting bagi industri AI dan infrastruktur yang dibutuhkan.

Investasi lima tahun ini termasuk rencana pembangunan fasilitas semikonduktor baru, Pabrik Pyeongtaek 5, yang akan memproduksi cip memori. Pabrik Pyeongtaek diharapkan akan memainkan peran strategis yang lebih besar dalam rantai pasokan semikonduktor global dan ekosistem cip di Korea Selatan setelah beroperasi penuh.

Samsung SDS, divisi TI dan logistik dari grup, akan membangun dua pusat data AI di Jeolla Selatan dan Gumi. Meskipun detail lebih lanjut belum diungkapkan. Samsung Group, sebagai chaebol terbesar di Korea Selatan, merupakan jaringan perusahaan afiliasi dengan kepemilikan silang di bawah merek Samsung.

Rencana investasi ini juga mencangkup proyek-proyek yang tidak terkait dengan AI, termasuk pembuatan lini produksi baterai generasi mendatang oleh Samsung SDI, afiliasi baterai kendaraan listriknya. Samsung Electronics dan SK Hynix, yang chip memori berkinerja tinggi sangat penting untuk AI, mengalami peningkatan laba signifikan.

Paket investasi Samsung muncul setelah pemerintah Korea Selatan berkomitmen untuk meningkatkan pengeluaran untuk kecerdasan buatan tahun depan. Presiden Lee Jae Myung bertujuan untuk membawa Korea Selatan menjadi salah satu dari tiga kekuatan AI teratas dunia, setelah Amerika Serikat dan Tiongkok.

Source link