Pada Sabtu (8/11) lalu, Topan Kalmaegi mengakibatkan erosi di Pantai Tan Thanh, Vietnam, yang mengungkapkan bangkai kapal kuno. Namun, sebagian dari bangkai kapal tersebut kembali terkubur oleh pasir pantai pada Rabu (12/11), memicu minat para ahli untuk segera menggali dan mempelajari artefak tersebut. Bangkai kapal dengan panjang sekitar 17 meter dan lebar 5 meter itu memiliki karakteristik teknik pembuatan kapal khas Tiongkok dan Asia Tenggara. Dipercaya bahwa bangkai kapal tersebut dibangun antara abad ke-14 dan ke-16, ketika Hoi An masih menjadi pusat pelabuhan perdagangan regional. Para ahli berharap dapat menggali bangkai kapal ini untuk mengungkap lebih banyak informasi yang dapat membantu melestarikan sejarah maritim daerah tersebut.
Penemuan Bangkai Kapal Abad ke-14 Setelah Topan Kalmaegi
Read Also
Recommendation for You

Beberapa perusahaan memperlihatkan robot-robot terbaru mereka dalam acara International Robot Exhibition 2025 di Tokyo Big…

Elon Musk, seorang miliuner ternama, mengungkapkan ambisinya untuk menjadikan aplikasi X menjadi superapp global, mengikuti…

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa layanan internet satelit Starlink secara gratis…

Soundcore meluncurkan earbuds true wireless terbaru mereka, yaitu Soundcore R60i NC, di pasar Indonesia. Perusahaan…

Ponsel flagship IQOO 15 telah resmi diluncurkan di Indonesia, menjadi ponsel pertama yang mengusung chipset…







