Berita  

Kasus Penganiayaan di Bangkalan: Keluarga Korban Tuntut Keadilan

Enam bulan setelah kasus penganiayaan di salah satu SMP swasta di Bangkalan viral, keluarga korban akhirnya melangkah ke Polres Bangkalan untuk menuntut keadilan hukum. Kasus yang melibatkan korban AS (15) dilaporkan oleh ayahnya Suherman (36) dan ditangani oleh Unit PPA Polres Bangkalan. Tersangka utama, HS (30), masih berstatus buron dengan dugaan kabur ke Malaysia, sedangkan tersangka lain masih dalam proses pemeriksaan.

Meskipun pihak kepolisian telah menyatakan bahwa berkas perkara telah dilengkapi dan akan dilimpahkan kembali ke Kejaksaan, banyak pihak menilai bahwa perkembangan kasus ini terasa stagnan. Kuasa hukum korban, Sandy Pramu Winaldha, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan bukti tambahan terkait dugaan keterlibatan orang tua tersangka dalam kasus tersebut. Gelar perkara terhadap tersangka lain dijadwalkan untuk dilakukan minggu depan guna memastikan keterlibatan mereka dalam peristiwa tersebut.

Terkait penyelesaian kasus, Suherman berharap agar kepolisian dan kejaksaan segera menindaklanjuti dan menyelesaikan kasus mandek selama enam bulan ini. Meskipun begitu, ketika media mencoba mengonfirmasi dengan Penyidik Polres Bangkalan, mereka enggan memberikan komentar dan mengarahkan pertanyaan ke humas. Di sisi lain, Hendrik Murbawan dari Kejaksaan Negeri Bangkalan menjelaskan bahwa berkas perkara masih perlu dilengkapi sebelum diputuskan keberadaan unsur pidana.

Kasus penganiayaan ini masih menjadi fokus perhatian publik Bangkalan dan diharapkan dapat segera mendapatkan kepastian hukum demi keadilan bagi korban dan keluarganya.

Source link