Stasiun Kereta Api Bondowoso yang sudah tidak beroperasi selama puluhan tahun akan direaktivasi untuk mendukung transportasi dan distribusi barang antarwilayah. Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah berkomunikasi dengan PT Kereta Api Indonesia terkait rencana tersebut. Sekda Bondowoso, Fathur Rozi, menjelaskan pentingnya reaktivasi jalur kereta Kalisat-Panarukan dalam memperkuat akses transportasi antarwilayah. Saat ini, Bondowoso masih kekurangan moda transportasi massal yang memadai. Bupati Bondowoso mengusulkan reaktivasi jalur kereta sebagai salah satu alternatif transportasi publik yang dibutuhkan. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Situbondo juga melakukan langkah serupa dengan meninjau kondisi Stasiun Panarukan yang sudah tidak beroperasi selama puluhan tahun. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menegaskan reaktivasi jalur Panarukan akan menjadi penopang distribusi barang dan jasa. Selain memperkuat logistik, reaktivasi ini juga diharapkan dapat mendongkrak sektor pariwisata dan mendukung UMKM lokal. Dengan harapan agar reaktivasi jalur kereta api tersebut dapat segera terealisasi untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Bondowoso dan Situbondo.
Reaktivasi Jalur Kalisat-Panarukan: Pemkab Bondowoso Komuni dengan PT KAI
Read Also
Recommendation for You

Kepolisian Daerah Riau telah mengadakan rapat koordinasi lintas sektoral sebagai langkah persiapan menuju pelaksanaan Operasi…

Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 harus…

Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan tegas melalui akun Truth Social miliknya terkait melonjaknya harga…

Menjelang gelombang arus mudik Lebaran tahun 2026, Polresta Cilacap telah menyiapkan empat pos pengamanan (Pos…

Lebanon saat ini mengalami krisis pengungsi yang mengkhawatirkan dengan lebih dari setengah juta orang kehilangan…







