Kebun Binatang London baru-baru ini merilis rekaman yang menampilkan proses CT scan gorila terbesar mereka, Kiburi, sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatannya setelah mengalami masalah perut. Gorila jantan berusia 21 tahun itu melakukan pemeriksaan awal yang tidak mengindikasikan adanya masalah serius, dan telah kembali ke kelompoknya setelah pemeriksaan selesai. Kiburi, dengan bobot 177 kilogram, juga menjalani pemeriksaan jantung yang teliti. Proses pemeriksaan dilakukan oleh enam staf kebun binatang dengan bantuan unit CT scan mobile yang disewa dari Burgess Diagnostics, sebuah truk panjang 13,4 meter yang dirancang khusus untuk keperluan pemeriksaan hewan. Meskipun hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang baik, Kiburi akan tetap dipantau secara berkala untuk memastikan kesehatannya tetap terjaga.
Gorila Jalani CT Scan Karena Sakit Perut: Momen Langka
Read Also
Recommendation for You

Intel secara resmi memperkenalkan prosesor terbarunya, yaitu Core Ultra Series 3, di Indonesia. Prosesor ini…

Generasi Z semakin memilih untuk menggunakan ‘dumb phone’ daripada smartphone, meskipun smartphone baru terus bermunculan….

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan perkembangan terbaru terkait kepatuhan platform digital terhadap implementasi…

BMKG Prediksi Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama kepolisian melakukan kerja sama untuk mengawasi lebih ketat ruang…







