Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, politisi dari PDI Perjuangan, telah menanggapi kejadian keracunan massal yang dialami lebih dari 300 siswa di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Para siswa tersebut diduga keracunan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (22/9/2025), yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Korban saat ini sedang mendapat penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan di daerah tersebut.
Rafael mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG. Dia menekankan bahwa keamanan dan kualitas makanan harus menjadi prioritas utama agar kesehatan siswa tidak terancam. Evaluasi yang cepat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan sehingga para orang tua tidak lagi merasa cemas saat anak-anak mereka mengonsumsi makanan dari program MBG. Dalam hal ini, Rafael sangat menyoroti pentingnya keamanan dan kualitas makanan bagi siswa sebagai prioritas utama dari program tersebut.
Sebagai anggota komisi yang terkait dengan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, Rafael berharap pemerintah dapat merespons situasi ini dengan cepat dan efektif agar tidak menimbulkan keraguan dan keprihatinan publik. Melalui evaluasi menyeluruh, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat untuk mencegah kejadian serupa dan memastikan keberlanjutan serta keselamatan program Makan Bergizi Gratis di masa depan.












