Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya telah menjadi pusat pendidikan seni di Jawa Timur selama 45 tahun. Namun, eksistensi STKW mulai terancam karena tertinggal dari perguruan tinggi seni lain di Indonesia. Meskipun memiliki sejarah panjang, STKW masih merupakan perguruan tinggi swasta dan belum berhasil bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri karena minimnya dukungan dari pemerintah daerah. Hambatan terbesar yang dihadapi adalah kurangnya rekomendasi gubernur yang merupakan syarat penegerian.
STKW berada di bawah naungan Yayasan Badan Pembina Perguruan Tinggi Wilwatikta Surabaya dan telah menarik minat banyak siswa yang ingin belajar seni tradisional dan kontemporer. Meskipun memiliki lahan seluas 12 hektar di Pasuruan, STKW masih kesulitan karena minimnya dukungan daerah. Pemerintah pusat malah lebih memberikan perhatian pada pendirian perguruan tinggi seni di daerah lain seperti Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan, meninggalkan STKW yang sudah lama berdiri.
Meskipun menghadapi ketidakpastian, STKW tetap berusaha mengembangkan seni dan budaya daerah. Namun tanpa status negeri, kemampuan finansial dan kelembagaan STKW sulit untuk bersaing dengan perguruan tinggi seni lainnya. STKW berharap bisa mendapatkan dukungan lebih lanjut untuk dapat melahirkan seniman-seniman berkelas dunia.












