Program Bupati Bondowoso Menyala: 498 Rumah Tangga Miskin Dapat Bantuan Listrik Gratis
Sebanyak 498 rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Bondowoso kini bisa menikmati listrik melalui program sambungan gratis. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathor Rozi, bersama Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, H. Tohari, di Aula Gus Dur, Kecamatan Maesan, Jumat (8/8/2025).
Menurut Sekda Fathor Rozi, program ini menjadi salah satu prioritas Bupati Bondowoso dalam pemerataan infrastruktur dasar. Data menunjukkan bahwa lebih dari 5.000 kepala keluarga di Bondowoso masih belum teraliri listrik.
Meskipun pendanaan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas ESDM, Pemkab Bondowoso tetap aktif dalam mengawal prosesnya. Setiap penerima mendapat daya 450 KWh atau 900 KWh dengan subsidi penuh.
Bupati Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid, berharap bantuan listrik ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kegiatan produktif dan pendidikan anak. Program ini diharapkan menjadi pemicu percepatan pemerataan akses listrik dan mempercepat terwujudnya “Bondowoso Menyala” di seluruh pelosok.
Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, H. Tohari, menjelaskan bahwa bantuan listrik tidak dapat dibiayai melalui APBD Kabupaten sesuai dengan Undang-Undang No. 12 Tahun 2014. Program ini menggunakan anggaran dari APBN dan APBD provinsi, serta DPRD Bondowoso telah mengantongi data lengkap warga miskin yang belum memiliki listrik.
Selain itu, pihak penyedia atau vendor juga diingatkan agar menyalurkan bantuan sesuai dengan data penerima sah, untuk mencegah penyalahgunaan KTP warga miskin demi mendapatkan listrik bersubsidi. Program ini memberikan bantuan listrik lengkap, termasuk KWH meter, kabel, fitting, saklar, lampu, dan token perdana senilai Rp300 ribu.










