Pada perayaan ulang tahun ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada hari Rabu, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keberpihakannya terhadap praktik korupsi dalam perdagangan beras di Indonesia, dengan berjanji akan memberantas perusahaan-perusahaan yang memperbarui dan menaikkan harga beras bersubsidi. Menurut Presiden, praktik seperti itu telah merugikan negara hingga Rp100 triliun setiap tahunnya. Prabowo menegaskan bahwa beras adalah komoditas yang dibiayai oleh negara dari hulu hingga hilir, namun kemudian diolah ulang dan dijual dengan harga lebih tinggi sebagai ‘beras premium’. Ia juga mengungkapkan bahwa 212 perusahaan penggilingan beras telah terbukti bersalah dalam praktik tersebut dan harus mengembalikan keuntungan yang diperoleh secara tidak jujur. Prabowo mengecam praktik ini sebagai tindakan kriminal yang merugikan rakyat dan melanggar Konstitusi, serta menegaskan telah memberikan perintah kepada Kepala Kepolisian dan Jaksa Agung untuk segera bertindak. Presiden menegaskan bahwa tindakan-tindakannya ini didasari mandat konstitusi menurut Pasal 33 UUD 1945, yang mewajibkan sektor-sektor vital bagi negara diawasi oleh negara.
Prabowo’s Promise: Tackling Rice Distribution Fraud to Stop Rp100 Trillion Loss
Read Also
Recommendation for You

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, telah kembali ke tanah air setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan…

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan China dalam Perang…

Prabowo Subianto dan Xi Jinping bertemu di Beijing untuk mengatasi isu-isu penting dalam hubungan dua…

Pada hari yang cerah tanggal 3 September, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menerima kunjungan dari Presiden…

Pimpinan DPR memberikan respons terhadap kekhawatiran yang disampaikan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi…

