Badan Keamanan Laut Nasional Republik Indonesia (Bakamla RI) berencana mendirikan stasiun pemantauan di Banyuwangi dalam rangka memperkuat pengamanan perairan nusantara, khususnya di wilayah perairan tersebut. Direktur Data dan Informasi Deputi Bidang Inhuker Bakamla RI, Laksamana TNI Sigit Winarko, menjelaskan hal ini dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono dan sejumlah pejabat terkait. Bakamla RI memiliki kewenangan untuk melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia serta yurisdiksi maritim Indonesia. Pembangunan stasiun pemantauan di Banyuwangi direncanakan akan dilengkapi dengan early warning radar, kamera, dan peralatan komunikasi lainnya guna mengantisipasi pelanggaran di laut. Wakil Bupati Mujiono menyambut baik rencana ini, menyatakan bahwa kehadiran Bakamla akan memperkuat keamanan wilayah Banyuwangi. Banyuwangi dianggap sebagai pintu masuk vital di ujung timur Pulau Jawa, sehingga perlu diperkuat pengamanannya. Selain Bakamla RI, Pangkalan TNI Angkatan Laut dan Satpol Airud Polresta Banyuwangi juga turut menjaga wilayah tersebut..toUpperCase
Badan Keamanan Laut RI Rencanakan Stasiun Pemantauan di Banyuwangi
Read Also
Recommendation for You

Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Lia Istifhama, menyoroti pentingnya keadilan dalam kebijakan pendidikan…

Kodim 0803/Madiun Mendukung Penuh Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Sareng, Kabupaten Madiun Kodim 0803/Madiun, TNI…

Lahan pengairan milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo di Kabupaten Gresik mengalami masalah…

Seorang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berinisial SD (50) diamankan Satuan…

Kuasa hukum kiai korban dugaan penipuan mobil oleh pengusaha besi tua, Imam Haironi, SH, mengapresiasi…







