Berita terbaru dari Surabaya, di mana Juru Bicara DPD Partai Perindo, Hanjaya Indra Margono, mengutuk pernyataan Bigmo di platform TikTok yang dianggap merendahkan citra Kota Pahlawan. Pernyataan ‘L City’ dari Bigmo mengundang kontroversi di dunia maya karena kritik terhadap kondisi Kota Surabaya. Bigmo mengeluhkan makanan yang tidak enak, internet lambat, serta jarak tempuh antar lokasi yang jauh dalam videonya. Respons terhadap pernyataan tersebut sangat bervariasi, terutama dari Partai Perindo Surabaya yang mengecam pernyataan tersebut karena dianggap merendahkan martabat kota tersebut. Hanjaya Indra Margono menjelaskan bahwa kebebasan berpendapat tidak seharusnya digunakan untuk merendahkan daerah atau warganya. Ia juga menyatakan bahwa pernyataan Bigmo tidak hanya tidak berdasar tetapi juga melukai perasaan masyarakat Surabaya yang memiliki kebanggaan terhadap identitas dan sejarah kota mereka. Hanjaya menegaskan bahwa kondisi lalu lintas di Surabaya terkendali dan kecepatan internet juga memadai, menantang pernyataan Bigmo yang menurutnya arogan dan tidak menghargai budaya serta pencapaian Kota Surabaya. Ia meminta Bigmo untuk meminta maaf secara terbuka atas pernyataannya dan mengingatkan seluruh kreator konten di media sosial untuk bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat tanpa menyebarkan narasi negatif terhadap suatu daerah. Semua ini dilakukan untuk menjaga marwah dan nama baik Surabaya.
Pernyataan TikToker Bigmo Mencela Kota Surabaya: Kecaman dari Perindo
Read Also
Recommendation for You

Cilacap Masuki Awal Musim Kemarau, BMKG Imbau Warga Waspada Menjelang musim kemarau, masyarakat Cilacap, Jawa…

Tradisi Tukar Takir dan Gunungan Meriahkan Tahun Baru Hijriah di Kemranggon Banjarnegara Ratusan warga Desa…

Festival Olahraga Tradisional Ngawi 2026 Sukses dengan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Suasana Alun-alun Merdeka Ngawi pada…

Pembangunan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tetap Dilanjutkan, Andi Liwun Minta Masyarakat Bersabar Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur…








