NASA telah berhasil menghidupkan kembali mesin pendorong Voyager 1 setelah mengalami gangguan komunikasi. Perbaikan pada antena berbasis Bumi wahana antariksa tersebut memungkinkan untuk menjaga agar tetap beroperasi dan melakukan kontak dengan Bumi tahun depan. Voyager 1 diluncurkan pada September 1977 dan menggunakan berbagai mesin pendorong untuk berfungsi. Mesin pendorong utama mengarahkan antena agar tetap berkomunikasi dengan Bumi sementara mesin pendorong tambahan mengendalikan putaran wahana. Pendorong utama berhenti bekerja dua dekade lalu, namun kini harus dihidupkan kembali karena risiko penyumbatan yang mengancam pendorong cadangan. Para insinyur menghadapi tantangan untuk memperbaiki pendorong utama yang sudah lama mati, namun dengan risiko penyumbatan akibat residu, langkah ini harus diambil. Voyager 1 dan Voyager 2, meskipun awalnya dirancang untuk misi empat tahun, kini masih beroperasi aktif menjelajahi ruang antarbintang dengan menghemat daya untuk memastikan kelangsungan misi.
Wahana Rusak di 25,5 Miliar Km dari Bumi Kembali Menyala
Read Also
Recommendation for You
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah secara resmi mengesahkan Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2026…

Apple telah meluncurkan Macbook Neo, varian Macbook termurah dengan harga US$599 atau sekitar Rp10,1 juta….

Banyak bibit siklon tropis yang masih aktif di wilayah selatan Indonesia dan berpotensi menyebabkan cuaca…

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, melakukan inspeksi mendadak ke kantor Meta di Jakarta. Dalam…







