FOTO: Rahasia Robot China Belajar Cepat Berkat Data

Spirit AI memanfaatkan “data kotor” berupa gerakan manusia untuk mempercepat pelatihan robot humanoid. Perusahaan tersebut menargetkan kemajuan teknologi yang disebut setara dengan GPT 3.0 pada 2027.

Data gerakan manusia untuk melatih robot

Data gerakan manusia menjadi bahan yang digunakan Spirit AI dalam proses pengembangan robot humanoid. Data itu disebut sebagai “data kotor”, istilah yang menandai jenis data gerakan yang dipakai perusahaan untuk membantu robot mempelajari pola pergerakan manusia.

Dengan pendekatan tersebut, Spirit AI berupaya mempercepat pelatihan robot humanoid. Informasi yang tersedia tidak merinci bentuk gerakan yang dikumpulkan, metode pengolahannya, maupun jenis robot yang sedang dikembangkan. Namun, pemanfaatan data itu ditempatkan sebagai bagian penting dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kemampuan robot.

Penggunaan data gerakan manusia memberi fokus pada proses pelatihan, bukan sekadar pada bentuk fisik robot. Dalam konteks yang disampaikan, Spirit AI mengandalkan data tersebut sebagai bahan untuk membantu robot humanoid memahami atau meniru pola gerak manusia. Rincian mengenai tahapan pelatihan dan ukuran data yang digunakan belum dijelaskan.

Target kemajuan pada 2027

Spirit AI menargetkan terobosan yang setara dengan GPT 3.0 pada 2027. Target itu menunjukkan bahwa perusahaan membayangkan lompatan kemampuan yang signifikan dalam pengembangan robot humanoid, meski informasi yang tersedia belum menjelaskan indikator yang akan digunakan untuk mengukur kesetaraan tersebut.

Penyebutan GPT 3.0 menjadi patokan yang digunakan Spirit AI untuk menggambarkan skala kemajuan yang ingin dicapai. Dalam informasi mengenai rencana itu, tidak disebutkan apakah target tersebut merujuk pada kemampuan robot memahami perintah, menjalankan gerakan, belajar dari data, atau gabungan dari beberapa aspek. Karena itu, target 2027 masih merupakan sasaran pengembangan, bukan hasil yang telah dicapai.

Spirit AI juga belum memaparkan jadwal rinci untuk mencapai target tersebut. Belum ada keterangan mengenai tahap pengujian, jenis perangkat keras yang digunakan, atau penerapan robot humanoid setelah proses pelatihan berlangsung. Fakta yang disampaikan sejauh ini berpusat pada dua hal: pemanfaatan “data kotor” gerakan manusia dan ambisi mencapai terobosan setara GPT 3.0 pada 2027.

Langkah tersebut menempatkan data gerakan manusia sebagai komponen utama dalam upaya Spirit AI mempercepat pengembangan robot humanoid. Perusahaan kini membawa pendekatan itu menuju target kemampuan yang telah ditetapkan untuk 2027.

Source link