Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kepanjen (UK), Kabupaten Malang, berakhir dengan suasana selebrasi pada Kamis (17/9/2026). Sebanyak 725 mahasiswa baru mengikuti agenda penutup yang diisi parade kreativitas, festival, pentas seni, hingga penampilan DJ Frans.
Sejak pagi, mahasiswa baru memulai kegiatan dengan gerak jalan bersama dan parade kreativitas. Mereka mengenakan atribut khas dari kelas maupun program studi masing-masing. Setelah itu, Festival Kreativitas dan Bazar dibuka, disusul penampilan musik akustik serta Tari Tradisional dari UKM Tari.
Penutup PKKMB Diisi Kreativitas Mahasiswa
Panggung utama kemudian digunakan untuk Unjuk Bakat dan Inagurasi Pentas Seni. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk berinteraksi sekaligus menampilkan kreativitas mereka setelah mengikuti pembekalan selama dua hari sebelumnya.
Rektor UK Tri Nurhudi Sasono mengatakan, agenda hari terakhir PKKMB memang diarahkan untuk memperkuat kreativitas dan hubungan antarmahasiswa. Dalam rangkaian itu, mahasiswa baru juga dikukuhkan dengan konsep kearifan lokal Raden Panji.
“Pada hari terakhir PKKMB ini, kegiatan maba diarahkan pada pengembangan kreativitas dan interaksi antarmahasiswa melalui berbagai aktivitas dan inagurasi pentas seni. Mahasiswa baru kemudian dikukuhkan dengan konsep kearifan lokal Raden Panji,” ujar Tri.
Sebelum pentas seni spontanitas berlangsung, penutupan resmi PKKMB dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar. Acara kemudian ditutup dengan penampilan DJ Frans di hadapan seluruh mahasiswa baru.
Pembekalan Akademik dan Arah Pengembangan Mahasiswa
Selama dua hari pertama, mahasiswa baru menerima materi mengenai pengenalan akademik, pengembangan aspek kognitif dan psikologis, serta pemetaan minat dan bakat. Menurut Tri, pembekalan itu dirancang untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai berbagai skema pengembangan kompetensi selama menempuh pendidikan di UK.
Skema tersebut mencakup peluang kuliah sambil bekerja, program magang, serta kesempatan memperoleh pengalaman akademik dan profesional di luar negeri. Rektor menegaskan, berakhirnya PKKMB bukan berarti berakhir pula proses pembentukan mahasiswa, melainkan menjadi awal perjalanan pendidikan dan penempaan karakter mereka.
Mahasiswa UK diproyeksikan menjadi calon tenaga kesehatan, pengusaha, maupun tenaga profesional di bidang lainnya. Kampus berharap proses pendidikan dapat membentuk pribadi yang adaptif dan mampu menerapkan ilmu untuk kemaslahatan masyarakat.
Jumlah Mahasiswa Baru Meningkat
Tahun akademik 2026/2027 juga mencatat peningkatan jumlah mahasiswa baru. UK menerima 725 mahasiswa, naik dari sekitar 680 mahasiswa pada tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini ada 725 mahasiswa baru. Ada peningkatan dibandingkan tahun kemarin yang sekitar 680 mahasiswa,” kata Tri.
Mahasiswa baru tersebut mayoritas berasal dari wilayah Malang Raya. Namun, terdapat pula mahasiswa dari Sumatera, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Timur. UK juga mulai menerima mahasiswa dari luar Indonesia, termasuk mahasiswa asal Sudan di bidang Keperawatan dan mahasiswa dari Papua Nugini yang mengambil program di Fakultas Ekonomi Bisnis.
Tri menyebut pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang tidak dapat dicapai secara instan. Melalui PKKMB dan proses perkuliahan selanjutnya, UK berharap mahasiswa mampu berkembang menjadi individu yang unggul, bermartabat, dan transformatif.












