Sindiran Samsung-Duolingo dan Reaksi Medsos Pasca Rilis iPhone Duo

Jakarta, CNN Indonesia – Persaingan antara Apple dan Samsung semakin memanas setelah peluncuran iPhone Duo. Respons dari kompetitor tersebut tak hanya datang dari Samsung, namun juga Motorola.

Sindiran dari Samsung

Pada Kamis (10/9), Samsung merespons peluncuran iPhone Duo dengan mengunggah sindiran di beberapa akun media sosial miliknya. Akun resmi Samsung Amerika Serikat bahkan menulis, “Mohon maaf, @Duolingo. Mereka juga meniru kami #Soliraditas.” Sindiran tersebut tampaknya ditujukan kepada iPhone Duo sebagai produk baru Apple yang merupakan smartphone lipat pertama dari perusahaan tersebut.

Postingan tersebut dipicu oleh cuitan akun resmi Duolingo sebelumnya yang mengunggah ilustrasi hp lipat dengan layar yang menampilkan logo Duolingo. Banyak spekulasi muncul dari warganet bahwa sindiran Samsung dan Duolingo ini mengarah kepada iPhone Duo.

Sindiran dari Motorola

Tak hanya Samsung, Motorola juga ikut angkat bicara melalui akun resmi mereka di Instagram. Mereka membagikan video evolusi dari smartphone seri Razr generasi awal hingga generasi terbaru. Pesan yang disampaikan oleh Motorola terkesan sebagai sindiran halus terhadap kemunculan iPhone Duo yang baru.

Seorang pembocor smartphone eksklusif memberikan tanggapannya terkait sindiran Samsung terhadap iPhone Duo. Menurutnya, animasi transisi yang dibawa oleh iPhone Duo merupakan salah satu keunggulan yang tak akan pernah bisa ditandingi oleh Samsung.

Spesifikasi iPhone Duo

iPhone Duo memiliki layar luar 5,4 inci yang dapat digunakan saat perangkat dilipat, dan layar dalam 7,6 inci saat perangkat dibuka. Chip A20 Pro dan sistem kamera ganda 48 MP menjadi unggulan dari ponsel ini. Dengan banderol harga mulai dari US$1.999 (sekitar Rp 34,999 juta), iPhone Duo menawarkan inovasi yang menarik namun juga menuai respons beragam dari kompetitor.

Peluncuran iPhone Duo juga membuka kembali perdebatan sengit dalam persaingan pasar smartphone di dunia. Tidak hanya Apple dan Samsung, namun Motorola pun turut memberikan sindiran yang seolah menjadi bagian dari tradisi dalam persaingan industri teknologi.

Source link