Berita  

Usul Dermaga LCM Ketapang Diperluas Menuju Rp400 Juta

Gapasdap Dorong Perluasan Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang

Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Banyuwangi mendorong perluasan dermaga LCM Pelabuhan Ketapang guna mengatasi kepadatan kendaraan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sandar kapal LCT setelah Dermaga Bulusan mengalami kerusakan. Ketua DPC Gapasdap Banyuwangi, Nurjatim, menyatakan bahwa perluasan dermaga ini akan memberikan manfaat signifikan bagi aktivitas penyeberangan.

Peningkatan Kapasitas Sandar Kapal

Nurjatim menyarankan agar dermaga LCM diperluas dengan menyatukan area dermaga melalui konstruksi cor beton. Dengan demikian, kapasitas pelayanan dapat ditingkatkan sehingga empat kapal LCT dapat bersandar secara bersamaan. Saat ini, dermaga LCM hanya mampu melayani tiga kapal, namun dengan perluasan ini diharapkan jumlahnya menjadi 13 kapal.

Solusi Jangka Pendek

Perluasan dermaga LCM dianggap sebagai solusi jangka pendek untuk menggantikan peran Dermaga Bulusan yang saat ini tidak dapat digunakan. Meskipun jumlah kapal yang tersedia sudah cukup banyak, keterbatasan infrastruktur dermaga menyebabkan tidak semua armada dapat beroperasi secara optimal. Hingga saat ini, sekitar 23 kapal yang dapat beroperasi turun dari jumlah normal sekitar 28 hingga 32 kapal.

Kondisi ini dipengaruhi oleh peningkatan kapasitas beberapa dermaga serta kerusakan Dermaga Bulusan. Gapasdap siap membantu percepatan perluasan dermaga LCM dengan menalangi kebutuhan anggaran pengerjaannya. Diperkirakan biaya pembangunan perluasan dermaga menggunakan konstruksi cor beton sekitar Rp400 juta.

Optimalisasi dermaga LCM diharapkan dapat menjadi langkah cepat untuk menambah titik sandar kapal dan mengurangi tekanan kendaraan di Pelabuhan Ketapang. Gapasdap berharap agar perluasan ini dapat segera direalisasikan untuk meningkatkan kelancaran operasional penyeberangan.

Source link