Gerhana Bulan Sebagian akan Menghiasi Langit pada Agustus 2026
Jakarta, CNN Indonesia — Gerhana Bulan sebagian akan menghiasi langit pada 27-28 Agustus 2026. Beberapa negara dapat menyaksikannya secara langsung, sementara wilayah lain yang tak kebagian dapat menyaksikannya secara daring.
Menurut informasi dari Space, fenomena ini bisa disaksikan dari Amerika Utara, Amerika Selatan, serta sebagian Eropa dan Afrika tanpa peralatan khusus. Pengamat di sekitar Los Angeles, California, dan Portland akan menyaksikan gerhana beberapa jam setelah Matahari terbenam. Sementara itu, wilayah New York dan Jacksonville akan melihat puncak gerhana sekitar tengah malam.
Wilayah Eropa, Afrika, dan Inggris Raya
Wilayah Eropa, Afrika, dan Inggris Raya baru akan menyaksikan gerhana Bulan sebagian pada Jumat pagi sebelum Matahari terbit.
Namun, negara seperti Australia, India, China, Jepang, dan Indonesia tidak akan bisa menyaksikan gerhana ini karena berada di sisi siang Bumi saat peristiwa berlangsung.
Fase Gerhana Bulan Sebagian di Indonesia
Dilansir Detikcom, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh fase gerhana terjadi pada 28 Agustus waktu Indonesia. Mulai dari awal gerhana sebagian pukul 09.33 WIB, puncak pukul 11.14 WIB, hingga berakhir pukul 12.51 WIB.
Meskipun tidak bisa diamati secara langsung di langit Indonesia karena berlangsung pada siang hari, masyarakat tetap dapat menyaksikan gerhana Bulan sebagian ini melalui siaran langsung di beberapa situs pengamatan luar angkasa seperti NASA dan timeanddate.












