Berita  

Dindik Jatim: Pertanyaan Rekam Jejak Higgs Domino, Keraguan dengan Mitra

Pertanyaan Baru Muncul Terkait Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Research Center

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengakui bahwa sebelum menjajaki kerja sama dengan HGI Research Center, Dindik tidak mengetahui informasi seputar ekosistem Higgs Domino Island. Hal ini menimbulkan pertanyaan baru terkait sejauh mana proses verifikasi dan uji tuntas terhadap calon mitra yang dilakukan oleh Dindik Jatim sejak awal.

Focus Kerja Sama pada Bidang Pendidikan dan Teknologi

Kerja sama antara Dindik Jatim dengan HGI Research Center difokuskan pada bidang pendidikan, kecerdasan buatan, animasi, konten digital, dan teknologi kreatif. Menurut Aries, bidang-bidang tersebut dianggap relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi di Jawa Timur, terutama dalam meningkatkan kompetensi siswa dan guru di sekolah menengah kejuruan (SMK).

Aries menyatakan bahwa Dindik Jatim akan lebih mempelajari dan mendalami informasi tambahan mengenai mitra kerja sama mereka. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon mitra memenuhi semua standar yang diperlukan sebelum kerja sama dilanjutkan.

Pentingnya Uji Tuntas dalam Kerja Sama

Selain fokus pada manfaat teknologi yang ditawarkan, penting juga untuk memperhatikan proses uji tuntas terhadap calon mitra dalam kerja sama. Dindik Jatim harus memastikan bahwa rekam jejak, struktur perusahaan, afiliasi korporasi, dan reputasi mitra telah dipelajari secara menyeluruh sebelum menjalin kerja sama.

Dengan demikian, Dindik Jatim harus menjalankan proses evaluasi dan verifikasi yang ketat sebelum melanjutkan kerja sama dengan HGI Research Center dan Boke Technology. Hal ini bertujuan untuk menyelaraskan tujuan kerja sama dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi digital di bidang pendidikan.

Source link