Empat Pria Madura Nyaris Dihajar Massa di Bungah Gresik
Kejadian Penggelapan Sepeda Motor
Empat pria asal Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura nyaris menjadi korban amuk massa setelah terlibat dalam kasus penggelapan sepeda motor milik warga di Desa Kramat Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Beruntung, petugas kepolisian berhasil mengamankan keempat pria tersebut sebelum kejadian lebih jauh.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini bermula saat dua pelaku, SB (36) dan M (54) asal Bangkalan Madura, datang ke rumah Yudi Purwanto di Desa Kramat Mengare pada Rabu, 15 Juli 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Mereka meminjam sepeda motor honda vario hitam milik korban dengan alasan ingin pergi ke Desa Sembayat, Kecamatan Manyar. Namun, ternyata sepeda motor tersebut disalahgunakan untuk digelapkan ke Bangkalan Madura.
Keesokan harinya, kedua pelaku kembali ke rumah korban dengan alasan sepeda motor hilang dicuri. Namun, warga di sekitar korban curiga dan berhasil menemukan kendaraan tersebut bersama dua pelaku lainnya, S (35) dan MI (22), yang datang dengan perahu dari Madura. Warga segera mengamankan keduanya dan membawa ke balai desa setempat.
Rugi Hingga Rp 15.000.000
Menurut keterangan Kapolsek Bungah, kerugian yang dialami oleh korban akibat kasus ini mencapai sekitar Rp 15.000.000. Keempat pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Bungah untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Mereka akan dijerat dengan Pasal 486 atau Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHPidana terkait dugaan tindak pidana penggelapan atau penipuan.
Demikian kronologi singkat kejadian penggelapan sepeda motor yang hampir berujung pada amukan massa di Bungah, Gresik. Keempat pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.












