OpenAI Angkat Bicara Terkait Gugatan Apple terhadap Mantan Karyawannya
Jakarta, CNN Indonesia — OpenAI buka suara terkait gugatan yang diajukan oleh Apple terhadap dua mantan karyawannya beserta OpenAI dan io Products. Apple menuduh adanya pencurian rahasia dagang serta pelanggaran kontrak dalam gugatan ini.
Mantan Karyawan dan Tudingan Apple
Apple menyatakan bahwa dua mantan karyawannya, Chang Liu dan Tang Tan, telah mencuri informasi rahasia terkait perangkat keras perusahaan dan menggunakan informasi tersebut untuk keuntungan proyek perangkat keras konsumen OpenAI yang masih dalam tahap awal pengembangan. Dilaporkan bahwa terdapat pola pencurian rahasia dagang yang melibatkan beberapa mantan karyawan yang saat ini bekerja di OpenAI.
Apple bahkan menuduh bahwa perilaku semacam itu “dinormalisasi dan dicontohkan oleh jajaran pimpinan” perusahaan. Selain itu, Apple juga mengklaim bahwa para tergugat membantu OpenAI mendekati pemasok Apple dengan menggunakan informasi rahasia milik perusahaan.
Tanggapan dari OpenAI
Merespons gugatan tersebut, Direktur Komunikasi Strategis OpenAI, Drew Pusateri, menegaskan bahwa OpenAI tidak memiliki kepentingan terhadap rahasia dagang perusahaan lain. Pusateri juga menegaskan bahwa fokus perusahaan tetap pada pengembangan teknologi inovatif yang memberdayakan orang-orang di seluruh dunia.
Menurut laporan dari 9to5mac, proyek perangkat keras OpenAI yang bekerja sama dengan mantan desainer Apple, Jony Ive, melalui io Products sebelumnya juga terlibat dalam sengketa terkait rahasia dagang. Startup perangkat keras iyO sebelumnya telah menggugat OpenAI dan io Products terkait isu merek dagang dan tudingan pencurian rahasia dagang.
OpenAI telah memberikan bantahan terhadap tuduhan yang diajukan oleh iyO dalam kasus tersebut. Dengan perkembangan gugatan dan tanggapan dari pihak-pihak terkait, sengketa ini nampaknya masih akan berlanjut hingga mendapatkan keputusan final dari pihak berwenang.












