Berita  

SPE 2026: Dorong Industri Percetakan Jatim Menuju Smart Packaging

SPE 2026: Pameran Surabaya Printing Expo Dorong Industri Percetakan Jatim ke Smart Packaging

Pameran Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions di Grand City Exhibition Hall, Surabaya, telah menjadi wadah utama untuk mendorong efisiensi industri grafika dan pengemasan di Jawa Timur serta menjadikan Jawa Timur sebagai pusat ekonomi yang berkembang pesat. CEO Krista Exhibitions, Daud Salim, menyatakan bahwa potensi pasar yang besar di Jawa Timur dan Indonesia Timur mendorong penyelenggara untuk meningkatkan frekuensi pameran di Surabaya menjadi tiga kali setahun.

Teknologi Pangan dan Sektor Beauty Pack di SPE 2026

Pada tahun ini, SPE menggandeng Allpack Surabaya (IsPack) dan menampilkan sektor kecantikan pack di samping teknologi pangan untuk menjawab kebutuhan industri kecil dan besar. Industri makanan, minuman, dan kosmetik memegang peranan penting dalam industri pengemasan, terutama mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah generasi milenial dengan kebutuhan logistik pangan yang meningkat.

Sebanyak 153 perusahaan turut serta dalam SPE 2026, termasuk 10 pelaku UMKM lokal, untuk menampilkan solusi teknologi cetak industri, dekorasi pengemasan, cetak digital untuk promosi, dan cetak tekstil. Pameran tahun ini juga menyoroti mesin cetak produksi lokal sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada impor.

Inovasi dan Peluang Bisnis di SPE 2026

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), Ahmad Mughira Nurhani, menekankan bahwa SPE 2026 bukan sekadar ajang jual beli mesin, tetapi sebagai ruang solusi bisnis. Industri cetak di Indonesia telah menembus Rp 190 triliun per tahun, dengan sebagian besar disumbang oleh sektor kemasan dan cetakan komersial. Kondisi ekonomi yang fluktuatif menuntut para pelaku usaha untuk mengadaptasi teknologi terbaru guna menjaga daya saing dan efisiensi.

Jawa Timur, dengan sektor industri yang mendominasi PDRB, memiliki potensi besar untuk industri percetakan. Melalui adopsi teknologi dan kolaborasi antara UMKM dan industri manufaktur skala besar, Jawa Timur diharapkan dapat terus bersaing secara global dalam industri pengemasan dan percetakan.

Melalui SPE 2026, terbuka peluang bagi UMKM Jawa Timur untuk berinovasi menuju smart packaging dan otomatisasi cetak yang masih memiliki pangsa pasar yang luas, khususnya dalam era digital ini. Dengan talenta lokal yang unggul dan dukungan penuh dari pemerintah Provinsi Jawa Timur, industri percetakan di Jawa Timur semakin berkembang dan siap bersaing di pasar global.

Source link