Pentingnya Hormati Asas Praduga Tak Bersalah dalam Aspirasi Publik

Bos Blueray Mengakui Memberikan Uang Rp 21 Miliar kepada Dirjen Bea Cukai

John Field, bos Blueray, mengakui telah memberikan uang sebesar Rp 21 miliar kepada Dirjen Bea Cukai, Djaka Budi Utama. Uang tersebut diberikan dalam amplop dengan kode BC1. Pengakuan ini terungkap saat John Field diperiksa sebagai Terdakwa kasus suap importasi barang di Bea Cukai di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Rincian Pemberian Uang untuk Djaka Budi Utama

John Field mengkonfirmasi bahwa amplop berkode BC1 ditujukan untuk Djaka Budi Utama, sedangkan BC2 untuk Rizal, dan BC3 untuk Sisprian Subiaksono. Pemberian uang kepada Djaka dilakukan tujuh kali sejak Juli 2025 dengan setiap amplop berisi Rp 3 miliar, sehingga totalnya mencapai Rp 21 miliar.

IDM Minta Publik Tidak Menarik Kesimpulan Hukum Terlalu Dini

Indonesia Developing Monitoring (IDM) memberikan tanggapan terkait pemberitaan yang menyebutkan beberapa institusi negara terlibat dalam kasus suap dan gratifikasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. IDM mengingatkan agar publik tidak merumuskan kesimpulan hukum sebelum proses persidangan selesai dan bukti dipastikan secara menyeluruh.

Dedy Rohman, Direktur Eksekutif IDM, menekankan bahwa penyebutan nama individu atau lembaga dalam persidangan bukan berarti mereka telah terbukti bersalah secara hukum. Proses hukum harus mengikuti aturan yang berlaku dan berpegang pada alat bukti yang valid.

Perlunya Kehati-hatian dalam Pemberitaan Hukum

Dedy Rohman menegaskan bahwa pemberitaan yang mengaitkan seseorang atau lembaga dengan tindak pidana tanpa bukti yang cukup dapat merusak prinsip praduga tak bersalah. Media massa juga diminta untuk memberitakan proses hukum dengan seimbang dan menghindari pengadilan di ruang publik.

Kredibilitas penegakan hukum akan semakin kuat jika semua proses dilakukan sesuai koridor hukum tanpa adanya intervensi atau tekanan dari pihak manapun. Hukum harus ditegakkan secara proporsional dan profesional untuk menjaga keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Source link