Bupati Probolinggo Gus Haris dan Dandim 0820 Beri Perhatian Langsung ke Infrastruktur
Pemerintah Kabupaten Probolinggo sedang menggenjot pemulihan infrastruktur yang rusak akibat banjir. Langkah cepat ini terlihat dari peninjauan langsung Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan Komandan Kodim 0820/Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yudo Apriantono ke sejumlah titik pembangunan jembatan di Kecamatan Tiris dan Krucil pada Sabtu (27/6/2026).
Pembangunan Jembatan Jadi Prioritas Utama
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menekankan bahwa pembangunan jembatan saat ini menjadi fokus utama dalam pemulihan pascabencana. Infrastruktur ini dianggap sangat penting untuk menghidupkan kembali aktivitas masyarakat. Dari 21 jembatan prioritas yang harus ditangani, tinggal dua titik lagi yang masih dalam proses penyelesaian. Harapannya, tahun ini seluruhnya dapat selesai sehingga akses masyarakat semakin lancar.
“Alhamdulillah masyarakat sudah bisa beraktivitas kembali. Dari penanganan 35 titik jembatan, hampir semuanya sudah selesai,” kata Bupati Mohammad Haris.
Sinergi antara Pemkab Probolinggo dan TNI Membantu Percepatan Pembangunan
Untuk mempercepat proses pembangunan, Bupati Haris juga memuji kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program pembangunan jembatan perintis. Kerjasama ini terbukti efektif dalam memulihkan infrastruktur di wilayah terdampak banjir.
“Sinergi dengan TNI sangat membantu percepatan pembangunan jembatan sehingga masyarakat tidak terlalu lama kehilangan akses. Kolaborasi ini akan terus kami perkuat untuk mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik,” ungkap Bupati Mohammad Haris.
Dalam kunjungannya, Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. Ia menegaskan agar pemerintah desa dan warga ikut mengawasi agar kendaraan bertonase berat tidak melebihi kapasitas jalan dan jembatan.
“Pembangunan ini menggunakan anggaran besar. Karena itu harus kita jaga bersama. Jangan sampai cepat rusak akibat kendaraan yang melebihi kapasitas. Jika dirawat dengan baik, manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang,” tambah Bupati Mohammad Haris. (*)












