Berita  

Nelayan Curhat Kapolres Gresik: Tangkapan Ikan Anjlok Akibat Proyek Reklamasi

Nelayan Keluhkan Turunnya Pendapatan Akibat Proyek Reklamasi Laut

Para nelayan di Kelurahan Lumpur, Gresik, mengalami penurunan pendapatan akibat proyek reklamasi laut yang membuat zona penangkapan ikan semakin sempit. Mereka merasa minimnya sosialisasi terkait proyek tersebut, disamping persoalan lain seperti anjloknya harga ikan dan udang di pasaran, serta penggunaan alat tangkap tidak ramah lingkungan.

Suasana Dialog Jangkar di Balai Purbo

Sesuai dengan kegiatan Jagongan Ngopi Karo Nelayan (Jangkar) di Balai Purbo, para nelayan tradisional Balai Purbo, Balai Wonorejo, dan Balai Pesusuan menyampaikan berbagai keluhan mereka. Mereka anggap proyek reklamasi laut telah memberikan dampak negatif pada mata pencaharian mereka.

Perwakilan KSOP Gresik menjelaskan bahwa pihaknya telah membagi zona labuh jangkar kapal dengan jelas untuk menghindari konflik dengan wilayah tangkapan nelayan. Selain itu, Dinas Perikanan Kabupaten Gresik bersama Sat Polairud terus melakukan sosialisasi untuk larangan penggunaan alat tangkap yang merusak lingkungan.

Upaya Penyelesaian Persoalan nelayan

Dalam mendukung kelangsungan hidup nelayan, Kapolres Gresik beserta jajaran memberikan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan keselamatan laut seperti pelampung ring, senter, dan jaket pelampung. Mereka juga mengajak para nelayan untuk berkolaborasi menjaga keamanan wilayah pesisir melalui program Sabuk Kamtibmas sebagai salah satu program unggulan Polres Gresik.

Selain itu, Polres Gresik juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Seksi Dokkes serta menyalurkan bantuan sosial dan perlengkapan keselamatan kerja di laut sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan nelayan saat melaut.

Source link