Generasi Muda: Kenapa Angka Pernikahan Terus Turun?

Generasi Muda Indonesia Semakin Enggan Menikah

Pemilihan untuk hidup sendiri tanpa menikah kini menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia. Fakta ini terbukti dari jumlah pernikahan yang terus menurun dalam satu dekade terakhir, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Angka Pernikahan Menurun Drastis

Data BPS menunjukkan tren penurunan angka pernikahan sejak 2013. Jumlah pernikahan yang mencapai lebih dari 2 juta pasangan pada 2018, turun drastis menjadi sekitar 1,5 juta pada 2023. Bahkan, tren penurunan ini diprediksi akan terus berlanjut hingga tahun 2025.

DKI Jakarta juga mengalami tren serupa, dengan jumlah pernikahan yang tercatat di KUA mengalami penurunan dari 47.226 pasangan pada 2022 menjadi 40.472 pasangan pada 2024 dari total populasi 4,2 juta penduduk.

Fenomena “Marriage is Scary”

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, mencatat beberapa faktor penyebab penurunan angka pernikahan di Indonesia. Mulai dari faktor regulasi hingga kecenderungan generasi muda untuk menunda pernikahan karena kesadaran akan masa kematangan dari sisi usia, ekonomi, dan karir.

Selain itu, fenomena “marriage is scary” atau ketakutan terhadap pernikahan juga menjadi pemicu turunnya angka pernikahan. Informasi tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di media sosial dan hidup bersama tanpa ikatan resmi ikut mempengaruhi keputusan generasi muda.

Penurunan Angka Pernikahan di Berbagai Negara

Tidak hanya terjadi di Indonesia, penurunan angka pernikahan juga terjadi di sejumlah negara barat seperti Inggris dan Singapura. Di Inggris, jumlah pernikahan pasangan lawan jenis turun 3,4 persen dari 2014 hingga 2015. Sementara di Singapura, tercatat hanya 24.687 pasangan yang menikah pada tahun 2025.

Penurunan ini menjadi sorotan karena tiga tahun berturut-turut angka pernikahan terus menurun sejak lonjakan pascapandemi pada 2022. Hal ini menunjukkan bahwa fenomena penurunan pernikahan juga terjadi secara global.

Penyebab Generasi Sekarang Enggan Menikah

Para pakar hubungan menyebutkan bahwa angka perceraian yang tinggi menjadi salah satu alasan generasi muda enggan menikah. Pengalaman melihat orang tua bercerai secara menyakitkan membuat mereka ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

Menurut konselor hubungan dari organisasi Relate, Peter Saddington, semakin banyak anak yang tumbuh dalam keluarga broken home menyebabkan ketakutan untuk menikah karena pengalaman yang mereka alami.

Source link