AS Tolak Penerbitan Visa Bagi 15 Staf Administrasi Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026
Situasi tak terduga terjadi menjelang Piala Dunia 2026 ketika Amerika Serikat memutuskan untuk menolak penerbitan visa bagi 15 staf administrasi tim nasional Iran. Keputusan ini menyulut kontroversi di tengah persiapan tim Iran untuk mengikuti turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Penolakan Visa dan Reaksi Kedutaan Besar Iran
Informasi mengenai penolakan visa ini diungkapkan oleh seorang reporter televisi pemerintah dari Antalya, Turki, di mana tim Iran sedang berlatih. Meskipun visa untuk pemain dan staf teknis telah diterbitkan, namun 15 anggota administrasi dan manajemen tim Iran mengalami kendala dengan visa yang mereka ajukan ke Amerika Serikat.
Keputusan AS ini tidak luput dari perhatian pihak diplomatik Iran yang secara tegas menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk diskriminasi yang tidak pantas dilakukan terhadap tim nasional mereka. Kedutaan besar Iran menilai tindakan AS sebagai perlakuan diskriminatif tertinggi yang patut dipertanyakan.
Dalam pernyataan resminya, kedutaan besar Iran mengecam tindakan diskriminatif AS terhadap tim nasional Iran dan mendesak FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia untuk menuntut pertanggungjawaban dari Amerika Serikat atas situasi yang terjadi.
Reaksi Federasi Sepak Bola Iran
Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, yang termasuk dalam daftar orang yang visa-nya ditolak, juga mengecam kebijakan AS yang dianggapnya merampas kesempatan tim nasional Iran untuk bertanding tanpa diskriminasi. Federasi Sepak Bola Iran berencana untuk mengambil langkah lebih lanjut dengan melaporkan kasus ini langsung kepada FIFA.












