Bupati Gresik Mendorong Pelaku Pengadaan untuk Menjaga Integritas
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan membangun tata kelola pengadaan yang bersih dan transparan. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Sektor Pengadaan Barang dan Jasa di Hotel Saptanawa Gresik.
Membangun Pemerintahan yang Baik
Dalam sambutannya, Bupati Gresik menyatakan bahwa good governance memerlukan dukungan dan komitmen bersama dari seluruh pihak, termasuk penyedia barang dan jasa. Ia menekankan perlunya kerjasama untuk menjaga Gresik dari praktik-praktik korupsi.
Bupati Gresik juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap prosedur pengadaan, termasuk transaksi melalui e-katalog. Pengawasan yang kini semakin ketat menuntut seluruh pelaku pengadaan untuk menyesuaikan diri agar tidak terjebak dalam potensi penyimpangan.
Inspektorat Gresik Jalankan Pengawasan yang Ketat
Menurut Inspektorat Kabupaten Gresik, pengawasan terhadap sektor pengadaan barang dan jasa semakin detail. Mulai dari tahap perencanaan hingga serah terima pekerjaan, semua proses harus dijalankan sesuai aturan untuk menghindari persoalan di kemudian hari.
Inspektorat juga memanfaatkan sistem e-audit yang terintegrasi dengan e-katalog untuk memantau transaksi pengadaan secara digital. Berbagai anomali, seperti transaksi dalam waktu tidak wajar, harus diklarifikasi agar tidak menimbulkan kecurigaan dan masalah hukum di kemudian hari.
Secara keseluruhan, kesadaran dan komitmen bersama dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, asosiasi, dan penyedia jasa, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pengadaan yang sehat dan bebas dari praktik korupsi.












