MPM Connect: Upgrade Skill Siswa SMK TSM Honda dengan Program Edukasi Terbaru
PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda Jatim terus melanjutkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi dengan program MPM Connect. Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi, networking, edukasi, dan pengenalan teknologi bagi siswa SMK TSM Honda binaan MPM Honda Jatim.
Edukasi Berbasis Teknologi Honda Terkini
MPM Connect hadir dengan tagline “Stay Connected Stay Ahead, Upgrade Your Skills Step Ahead” yang memberikan berbagai sesi sharing knowledge terkait perkembangan teknologi sepeda motor Honda dan kebutuhan industri otomotif saat ini. Beragam tema edukatif disajikan sepanjang tahun 2026, mulai dari pengenalan model terbaru Honda, teknologi Honda eSP, EV dan loyalty program, sistem PGM-FI, Honda RoadSync, hingga materi mengenai Honda Big Bike.
Partisipasi siswa SMK TSM Honda binaan MPM Honda Jatim terlihat sangat antusias, dengan jumlah peserta mencapai 4.826 orang pada periode Januari hingga Maret 2026. Program ini juga memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan vokasi dengan mengirimkan siswa untuk mengikuti kegiatan edukatif secara rutin.
Pentingnya Layanan After Sales Service dalam Industri Otomotif
Materi yang diberikan kepada siswa tidak hanya terkait dengan teknologi sepeda motor, tetapi juga pemahaman akan pentingnya layanan after sales service yang berkualitas. Mereka dilatih untuk memiliki kompetensi mekanik yang terstandarisasi, menggunakan tools dan perlengkapan kerja sesuai standar Honda, serta menerapkan prosedur servis yang tepat.
Melalui MPM Connect, siswa SMK TSM Honda binaan MPM Honda Jatim dapat terus meningkatkan kompetensi, memahami perkembangan teknologi otomotif terkini, dan siap menghadapi dunia kerja. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Sinergi Bagi Negeri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia vokasi yang unggul dan berdaya saing.
Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, MPM Honda Jatim akan terus menghadirkan program edukasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia vokasi, terutama bagi siswa binaan Honda di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.












