Pertarungan Sengit Antar Dua Tim Brussels di Final Croky Cup
Pertandingan final Croky Cup akan menjadi panggung pertempuran antara RSC Anderlecht dan Royale Union Saint-Gilloise di Stadion Roi Baudouin pada 14 Mei 2026. Moment ini menandai pertemuan pertama dalam 70 edisi antara kedua klub asal Brussels ini di babak puncak kompetisi, menciptakan rivalitas tersendiri yang memanas.
Rivalitas Historis yang Kembali Memanas
Duel antara Anderlecht dan Union Saint-Gilloise menjadi sorotan utama, terutama setelah Union mengalami kebangkitan signifikan sejak tahun 2020 di bawah kepemilikan Tony Bloom. Meskipun Anderlecht memiliki stadion yang lebih besar, Union telah membuktikan performa yang sangat kompetitif di kasta tertinggi sepakbola Belgia.
Menurut penulis dan sejarawan sepakbola Kurt Deswert, rivalitas historis antara kedua klub ini unik karena dominasi mereka terjadi dalam periode waktu yang berbeda. Secara historis, persaingan gelar liga atau piala antara RSCA dan Union sangat jarang terjadi, namun semua itu berubah dalam beberapa tahun terakhir.
Rivalitas Terbangun Kembali
Kembalinya Union ke divisi utama pada tahun 2021 setelah absen selama 48 tahun menjadi pemicu bangkitnya rivalitas antara dua kekuatan sepakbola Brussels. Interaksi kompetitif antara kedua tim tidak hanya berlangsung di liga domestik, tetapi juga di ajang piala seperti final Croky Cup yang akan segera digelar.
Peminat sepakbola kini menyoroti betapa menariknya Brussels sebagai pusat sepakbola di Eropa melalui duel sengit antara Anderlecht dan Union Saint-Gilloise. Suporter dari kedua klub pun mulai memanas menjelang pertandingan final, dengan keyakinan dan harapan yang berbeda-beda.












