Berita  

Sukses Budidaya Melon: Petani Milenial Blora Raup Omzet Ratusan Juta

Petani Milenial Blora Sukses Budidaya Melon dan Raup Omzet Ratusan Juta

Petani Milenial Sukses Membuktikan Potensi Besar Pertanian di Blora

Di tengah anggapan bahwa bertani identik dengan pekerjaan berat dan kurang menjanjikan, seorang petani milenial asal Dukuh Tambakampel, Desa Tambahrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, justru membuktikan sebaliknya. Teddy Purnomo (28), pemuda yang telah menekuni budidaya melon sejak 2019, berhasil menunjukkan potensi besar pertanian di Blora. Bersama keluarganya, Teddy kini mengembangkan melon jenis Pertiwi dan Amanda di lahan seluas sekitar satu hektare.

Potensi Hasil Panen Melon yang Menggiurkan

Menurut Teddy, hasil panen bisa mencapai 40 ton jika tanamannya bagus. Hal ini sangat bergantung pada perawatan tanaman, mulai dari pemupukan hingga pengendalian hama. Dengan menggunakan pupuk mutiara, setiap pohon melon dapat menghasilkan dua buah dengan berat rata-rata sekitar dua kilogram per buah. Meski demikian, ukuran melon bisa sedikit lebih kecil jika muncul tiga buah pada satu pohon.

Harga jual melon saat ini sekitar Rp7 ribu per kilogram, sehingga Teddy diperkirakan bisa menghasilkan omzet sekitar Rp280 juta dalam satu musim tanam jika panennya mencapai 40 ton. Namun, keuntungan bersih yang diterima petani tetap dipengaruhi oleh biaya produksi dan kondisi pasar.

Peluang dan Harapan Bagi Generasi Muda di Sektor Pertanian

Teddy menilai bahwa generasi muda memiliki peluang besar untuk terjun ke sektor pertanian modern, terutama jika dibarengi inovasi dan ketelatenan dalam merawat tanaman. Dengan prospek yang menjanjikan dan fleksibilitas kerja yang dimilikinya, bertani bisa menjadi pilihan yang menarik bagi para pemuda.

Ia juga mengungkapkan bahwa panen melon dilakukan setiap 60 hari sekali atau sekitar tiga kali dalam setahun. Selain mengelola lahan di Desa Tambahrejo, Teddy juga menyewa lahan di beberapa wilayah lain di Kabupaten Blora untuk mengembangkan usahanya.

Keberhasilan Teddy Purnomo menjadi salah satu contoh munculnya petani milenial di Blora yang mulai melirik sektor hortikultura sebagai usaha dengan nilai ekonomi tinggi. Dengan kerja keras dan ketekunan, Teddy berhasil membuktikan bahwa pertanian bisa menjadi ladang bisnis yang menguntungkan.

Source link