Konservasi 425 Spesies Ikan Karang di Bintan: Berita Terbaru

Perairan Bintan: Rumah Spanyol Bagi Ratusan Spesies Ikan Karang

Jakarta, CNN Indonesia — Perairan Bintan memiliki kekayaan ekosistem laut yang tinggi, di antaranya ratusan spesies ikan karang. Kawasan perairan Bintan dikenal memiliki kekayaan ekosistem laut yang tinggi, mulai dari terumbu karang hingga padang lamun yang menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut.

BLUD Provinsi Kepulauan Riau: Langkah Konkret dalam Konservasi Laut

Survei ilmiah Marine Rapid Ecological Assessment Program (MREP) yang dilakukan Konservasi Indonesia mencatat sedikitnya 425 spesies ikan karang di kawasan ini. Dari jumlah tersebut, 219 spesies merupakan catatan baru di perairan Bintan, sementara delapan di antaranya berpotensi menjadi spesies baru yang masih memerlukan kajian ilmiah lebih lanjut.

Sebagai bagian dari upaya mengelola kawasan konservasi perairan di wilayahnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Pembentukan lembaga ini menandai langkah konkret dalam pengembangan sistem kawasan konservasi laut di Provinsi Kepulauan Riau.

BLUD tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur pada akhir tahun 2025 dan mulai disosialisasikan kepada publik pada awal tahun ini. BLUD yang baru terbentuk ini bertanggung jawab dalam pengelolaan kawasan konservasi laut di perairan Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki luas sekitar 1.716.538,25 hektare.

Nilai Ekologis Tinggi dan Potensi Pariwisata Bahari di Bintan

Senior Ocean Program Advisor Konservasi Indonesia Victor Nikijuluw mengatakan perairan Bintan memiliki nilai biodiversitas laut yang penting. Selain tinggi keanegaraman hayati, perairan ini juga adalah habitat dugong dan penyu, padang lamun yang luas dan padat, bahkan salah satu terbaik di Indonesia adalah habitat bagi berbagai spesies ikan.

Oleh karena itu, Konservasi Indonesia mendukung penuh proses pengoptimalan kelembagaan pengelola kawasan tersebut, termasuk dalam peningkatan kapasitas pengelola, penyusunan rencana pengoperasian kawasan konservasi, serta perancangan skema pendanaan yang mendukung pengelolaan kawasan.

Kawasan perairan Bintan juga dinilai memiliki potensi besar dalam perluasan pariwisata bahari berkelanjutan. Lokasinya yang berdekatan dengan Singapura menjadikan wilayah ini salah satu destinasi wisata utama di Kepulauan Riau dengan sejumlah pulau kecil yang berkembang sebagai kawasan resort.

Lebih lanjut, keberadaan ekosistem pesisir seperti terumbu karang dan padang lamun juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan laut. Padang lamun di kawasan ini menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut, termasuk dugong, mamalia laut yang populasinya semakin langka di berbagai wilayah perairan dunia.

Source link