Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Terus Dibongkar
Jumat, 8 Mei 2026 – 16:10 WIB
Jakarta, VIVA – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus mendapat sorotan tajam. Pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea kini terlibat dalam kasus tersebut dan membongkar sejumlah modus operandi yang digunakan tersangka terhadap para santriwati.
Hotman Paris Ungkap Dugaan Modus Pelecehan Seksual
Hotman Paris menggelar konferensi pers bersama salah satu korban yang identitasnya dirahasiakan atas alasan psikologis. Korban yang masih berusia sangat muda ini diperkenalkan sebagai Si Neng dan didampingi oleh ayahnya.
“Sebelah kiri saya adalah Si Neng, namanya Si Neng aja ya,” ungkap Hotman Paris di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Menurut pengakuan korban kepada tim Hotman 911, dugaan tindakan asusila tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama. Korban menyebut bahwa ia sering dipanggil ke kamar pelaku dan diperlakukan secara tidak pantas selama berada di pesantren.
Polanya Dilakukan Berulang Kali
Hotman Paris kemudian mengungkap bahwa dugaan pola pelecehan seksual tersebut dilakukan berulang kali, meninggalkan trauma yang mendalam bagi para korban. Tindakan ini seharusnya tidak terjadi di lingkungan pesantren tempat para santriwati menimba ilmu agama.
Hotman Paris juga menyinggung bahwa tersangka mencari korban lain jika salah satu santriwati tidak dapat memenuhi permintaannya, menunjukkan pola predator seksual yang terencana.
Saksi lain, KS, yang pernah bekerja lama di pesantren juga memberikan kesaksian yang mendukung dugaan perilaku asusila sang tersangka. Menurut KS, perilakunya yang menyimpang sudah menjadi isu sejak lama di kalangan warga sekitar pesantren.












