Berita  

Perda Pesangon dan Diskon PKB 2026: Tuntutan Buruh Jatim

Aksi Massa Hari Buruh Internasional 2026 di Jawa Timur

Pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Jawa Timur, 6000 orang dari berbagai serikat dan konfederasi pekerja turut serta dalam aksi massa. Mereka menyoroti janji percepatan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) pesangon serta rencana pemberian diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 20 persen.

Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Khofifah Indar Parawansa, bersama perwakilan serikat pekerja, menyampaikan komitmen pemerintah provinsi untuk membahas Perda pesangon dan memberikan diskon PKB. Meskipun demikian, buruh masih menunggu kejelasan tenggat waktu realisasi dari kebijakan tersebut. Dalam pemaparannya, Khofifah menegaskan pentingnya kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan buruh.

Pemerintah provinsi bersama perwakilan serikat buruh telah menandatangani kesepakatan untuk mengawal pembahasan Perda pesangon. Namun, rincian jadwal pembahasan dan target pengesahan regulasi tersebut masih menjadi catatan penting bagi kalangan buruh.

Stimulus Ekonomi dan Isu Lainnya

Selain Perda pesangon, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menawarkan stimulus ekonomi berupa pemotongan PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor sebesar 20 persen. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran pekerja di tengah tekanan biaya hidup.

Di sektor pendidikan, Khofifah menyoroti pentingnya akses pendidikan tinggi bagi keluarga buruh guna meningkatkan mobilitas sosial. Pemerintah provinsi juga menegaskan komitmennya dalam mengawal pemenuhan hak normatif pekerja, termasuk Tunjangan Hari Raya.

Isu penyediaan perumahan bagi buruh juga kembali menjadi sorotan utama. Pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan serikat buruh sedang membahas rencana tersebut lebih lanjut, dengan pembahasan lanjutan yang dijadwalkan pada 3 Mei 2026.

Rangkaian komitmen yang disampaikan menunjukkan sinergi antara pemerintah dan serikat buruh dalam menjaga kesejahteraan pekerja di Jawa Timur. Momentum May Day tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga pengingat pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan.

Source link