Erin Lapor Balik Dugaan Penganiayaan: Tegaskan Semua Tuduhan Adalah Fitnah
Jakarta, VIVA – Kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) yang melibatkan nama Rien Wartia Trigina atau Erin kini tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Pasca dilaporkan atas tuduhan tersebut, Erin tidak tinggal diam dan memilih untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik pihak yang diduga menyebarkan isu negatif tersebut.
Ditemani oleh tim kuasa hukumnya, Erin dengan tegas membantah semua tuduhan yang ditujukan padanya. Ia menyatakan bahwa kabar yang beredar hanya mencemarkan nama baiknya tanpa dasar yang jelas. “Mbak Erin dalam hal ini, dikatakan melakukan penganiayaan, kekerasan, padahal tidak benar itu semua. Ya, itu tidak benar karena sesungguhnya justru menjadi korban dari fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan,” kata Siti Hajar, kuasa hukum Erin.
Gegara Telat Nutup Jendela? Penyalur Ungkap Alasan Erin Diduga Aniaya ART
Tim kuasa hukum Erin juga memberikan kesempatan untuk penyelesaian secara baik-baik apabila pihak pelapor memiliki itikad baik. Di antara fakta yang terungkap dari klarifikasi Erin adalah:
- Erin menegaskan bahwa seluruh tuduhan yang dialamatkan padanya hanyalah fitnah semata. Ia dengan tegas memastikan bahwa tidak terjadi kekerasan sebagaimana yang dituduhkan.
- Erin menolak semua tuduhan yang menyudutkannya, dengan pernyataan tegas bahwa tidak terjadi suatu kejadian yang merugikan. Bahkan, dirinya menyatakan bahwa tuduhan yang beredar hanyalah fitnah belaka.
Ia juga turut menyebutkan bahwa ART yang menjadi pelapor baru bekerja dalam kurun waktu singkat, bahkan belum mencapai satu bulan. Sehingga, periode kerja yang singkat ini menimbulkan pertanyaan terkait motivasi di balik tuduhan yang dilemparkan kepadanya.
Erin juga menyebutkan bahwa ART yang melaporkannya tersebut belum menerima upah kerja karena masa kerjanya yang sangat pendek. Dari klarifikasi yang disampaikan, Erin memastikan bahwa ia akan menindaklanjuti semua tuduhan dengan tegas dan memegang teguh kebenaran.












